RADARSEMARANG.ID - Seorang mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) ditemukan meninggal dunia diduga karena gantung diri di kamar kosnya.
Very Ivandi Sinaga (20), mahasiswa prodi Teknik Informatika semester 5 yang merupakan seorang warga asal Kelurahan Kuala Dua, Kalimantan Barat.
Korban ditemukan meninggal pada Kamis malam (3/10/2024) di kamar kosnya yang berlokasi di Gunungpati Semarang dengan keadaan badan yang sudah membiru.
Setelah ditemukan, diketahui korban kelahiran 2 Maret 2004 tersebut melakukan aksi gantung diri dengan menggunakan kabel wifi yang digantung di bagian atas kusen pintu.
Di lokasi kejadian, ditemukan kartu data diri dan sebuah surat yang ditinggalkan korban.
Surat tersebut merupakan surat wasiat yang ditujukan untuk orang tua korban yang berisi permintaan maaf serta kata-kata terakhir yang terdengar pilu.
Korban ditemukan setelah kakak korban merasa cemas karena tidak bisa menghubungi adiknya dan meminta pemilik kos untuk mengecek kondisi sang adik.
Akhirnya pemilik kos ditemani dengan tetangga kos yang bernama Doni Satria Utama (34) mengecek keadaan korban yang ternyata sudah meninggal dunia.
Korban diduga melakukan aksi bunuh diri dikarenakan terlilit judi online. Meskipun begitu, kabar mengenai kevalidan apakah korban terlibat judi online masih belum jelas.
Berita mengenai kematian VIS tersebar begitu cepat di berbagai media sosial terutama Twitter/X dan menuai berbagai reaksi. Salah satu reaksi yang mengundang perhatian datang dari mahasiswa yang mengaku sebagai teman sekelas sang korban.
Dilansir dari Twitter @rchfx13004 menyatakan bahwa VIS merupakan mahasiswa yang pintar dan dan sering membantu teman-temannya.
Ia juga menambahkan bahwa alasan korban melakukan bunuh diri mungkin bukanlah karena pinjol dan judi online karena menurut kesaksian dari cuitannya, korban adalah mahasiswa yang berkecukupan. (mg10/mg11/bas)
Editor : Baskoro Septiadi