Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Polrestabes Semarang Bubarkan Sejumlah Kelompok Gangster yang Bikin Resah

Deka Yusuf Afandi • Selasa, 1 Oktober 2024 | 21:30 WIB
Salah satu gengster yang di mintai keterangan.
Salah satu gengster yang di mintai keterangan.

 

RADARSEMARANG.ID – Sejumlah anggota Gengster di Kota Semarang diminta untuk menghadap serta menyerahkan diri ke Polrestabes Semarang, pada Senin (1/10/2024).

Hal itu dilakukan untuk menyatakan pembubaran diri serta tidak membuat suasana Kota Semarang semakin mencekam. Mengingat aktivitas para gangster ini meresahkan warga.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar berharap pernyataan ini bisa sungguh-sungguh dijalankan.

Selain merugikan orang lain, aksi kenakalan remaja pastinya juga akan mempengaruhi masa depan. Apalagi para pelaku kebanyakan masih remaja bahkan di bawah umur.

Aktivitas gangster seperti gengster Kokar411, AllStar, Warbel dan lainnya untuk mengakui kesalahannya.

Bahkan, Kombes Pol Irwan Anwar akan terus berupaya mengintervensi segala macam kenakalan remaja seperti duel bersenjata tajam dan tawuran. Tentu, yang mengakibatkan korban karena aktivitas mereka.

Dirinya juga berharap peran semua pihak untuk bisa mengantisipasi peristiwa terjadi kembali.

“Terkait kenakalan remaja dengan genster itu kami berharap peran keluarga, peran lingkungan, peran sekolah, peran keseluruhan untuk melakukan pembinaan melakukan pencegahan jangan sampai kemudian peristiwa yang akhir ini berkembang di Kota Semarang, fenomena terbentuknya gengster di Kota semarang berbagai namanya itu muncul kembali,” ujarnya.

Pihaknya tidak ingin jika ada korban-korban lainnya yang memunculkan tindakan tegas dari kepolisian.

“Yang pasti gengster kemudian memunculkan peristiwa yang memaksa para penegak hukum untuk melakukan upaya penindakan karena sudah mengarah ke tindakan kriminal membawa sajam (senjata tajam) bahkan melakukan tawuran menimbulkan kerugian nyawa, luka itu adalah efek daripada fenomena gengster di Kota semarang,” katanya.

Tak hanya itu saja, Polrestabes Semarang juga meminta kepada kelompok gangster lain untuk segera menghadap. Irwan akan melakukan upaya preventif kepada mereka yang menyatakan pembubaran diri.

“Kita terus melakukan pendekatan, oleh karena itu saran gengster yang belum tergabung tadi di Polrestabes, kita akan lakukan pendekatan melalui orangtua melalui lingkungan untuk membubarkan diri,” terangnya.

Tak sampai situ saja, Polrestabes Semarang akan terus melakukan patroli untuk menjaga ketertiban dan kondusifitas di Kota Semarang. Dengan menggiatkan Polisi RW agar situasi wilayah di Kota Semarang tetap terjaga.

“Saat ini sudah berjalan upaya kerja sama, patroli dengan tiga pilar dengan lembaga kemasyarkaatan dan ormas yang ada di Kota semarang. Karena ujung-ujungnya untuk memberikan suasana kondusif di Kota Semarang termasuk meningkatkan lagi kegiatan Polisi RW, kita sudah lakukan,” bebernya.

Sementata itu, Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Artanto mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar atas upaya yang telah dilakukan untuk menjaga kondusifitas di Kota Semarang.

“Kita juga akan melakukan giat patroli secara besar dan hal itu untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat Kota Semarang dan hari ini akan ditindaklanjuti oleh Polres jajaran lain. Diharapkan ini akan memberikan jaminan kenyamaan masyarakat Kota Semarang dan akan kita sampaikan, kita tularkan ke Kaporlres jajaran Polda Jateng,” tutupnya. (dka/bas)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#Polrestabes Semarang #semarang #gengster #kreak semarang #gengster semarang #TAWURAN #Kreak