RADARSEMARANG.ID, Semarang - Pemerintah Kota (Pemkot) bakal memindah mal pelayanan publik (MPP) yang berada di Terminal Mangkang, tahun 2025 mendatang.
Pemindahan ini dilakukan karena dinilai kurang maksimal melayani masyarakat.
Awalnya, Pemkot merencanakan MPP bakal dipindah di Plaza Simpang Lima seiring habisnya masa kontrak.
Namun rencana itu batal dengan sejumlah pertimbangan, MPP direncanakan pindah ke Gedung Korpri, Jalan Ki Mangunsarkoro.
Wali Kota Semarang HevearitaGunaryanti Rahayu mengatakan, dipilihnya gedung Korpri untuk relokasi karena gedungtersebut tidak digunakan.
Alasan lainnya, lanjut Mbak Ita sapaannya, adalah gedung milik Pemkot ini dinilai strategiskarena berada di pusat kota.
"Sebelumnya memang ada wacana di Plaza Simpang Lima, tapi ada beberapa pertimbangan misal harus naik ke lantai 3 atau 4. Bayar parkir, nah kita pilih gedung Korpri," ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (27/9).
Menurut Mbak Ita, selain lokasi strategis,lanjut dia, dipilihnya gedung Korpri karena tidak terlalu besar. Selain itu gedung itu cocok untuk MPP.
Diera digitalisasi, MPP tidak perlu tempat luas untuk pelayanan karena semua bisadilakukan secara online.
"Sekarang dikembangkan MPPdigital sehingga diharapkan nanti tidak harus tempatnya luas tapi semua bisa terwakili semua perizinan-perizinan," jelasnya.
Lebih lanjut, Ita menyampaikan,rencana pemindahan MPP dari Terminal Mangkang ke Gedung Korpri akan dilakukanpada tahun depan.Pemkot akan menganggarkan para APBD 2025.
Dia berharap, anggaranyang dikeluarkan untuk relokasi tidak besar mengingat semua sudah berbasisdigitalisasi. Sehingga, tidakmembutuhkan ruang yang banyak untuk sebuah MPP.
"Tahun 2025 sudah dianggarkan untuk pindah. Kalau di Mangkang, biaya operasional terlalu besar. Kalau menggunakan digitalisasi akan lebih mudah. Apalagi semua sistem pemerintahberbasis eletronik, akan lebih mudah jadi orang tidakharus datang tapi hanya sebagai operator saja," jelasnya. (den/bas)
Editor : Baskoro Septiadi