Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Memilukan, Begini Isi Buku Diary Aulia Risma Lestari, Ungkap Rasa Sakit dan Tersiksanya Menjalani PPDS Anestesi Undip

Muhammad Iqbal Amar • Kamis, 15 Agustus 2024 | 20:21 WIB

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Kasus bunuh diri yang menima mahasiswa kedokteran PPDS Anestesi Undip cukup memilukan dan menggemparkan.

Bagaimana tidak, seorang mahasiswi bernama Aulia Risma Lestari nekat menghabisi nyawanya dengan cara menyuntikkan obat bius jenis Roculax.

Diary Aulia Risma Lestari
Diary Aulia Risma Lestari
.

Dari berbagai sumber mengungkapkan adanya dugaan bullying atau perundungan dibalik kasus bunuh diri mahasiswa asal Tegal itu.

Pasalnya informasi dari teman dekat dan pacar korban, akhir-akhir ini sebelum meninggal Aulia Risma Lestari sering menangis di dalam kamar.

Selain itu juga diuangkapkan oleh korban sendiri melalui buku diary yang merekam setiap kesedihan dan tekanan yang dia alami.

 Baca Juga: Sosok Aulia Risma Lestari, Mahasiswi PPDS Anestesi Undip yang Bunuh Diri Diduga Jadi Korban Bullying  

Dilansir dari radarmagelang.id berikut ini salah satu curhatan korban dr Aulia Risma Lestari yang ditulis di buku hariannya tertanggal  5 Juli 2024:

1 semester aku berjuang di sini.

Terlalu berat untukku

Sakit sekali.

Beban fsiknya begitu besar.

Aku ingin berhenti.

Sakit sekali, sungguh sakit.

Rasanya masih sama,

Aku ingin berhenti.

Aku tidak sanggup setiap hari bekerja seperti ini.

Ada yang bisa menolong saya?

Apa Tuhan tau saya tersiksa?

Apa Tuhan tau aku kesakitan?

Kenapa di setiap aku berharap.

Tidak pernah ada jawabannya.

Apa Tuhan membenciku?

Aku selalu menjerit mohon pertoongan.

Tapi kenapa aku dibiarkan?

Apa aku dilahirkan hanya untuk mengakhiri?

Seni kehidupan mana yang kulihat dahulu sehingga aku setuju untuk memililih dilahirkan?

Aku tidak serta merta menyerah tanpa berusaha.

Aku sudah menanggung banyak.

Aku manusia biasa.

Punggungku terasa amat sangat sakit setiap pulang.

Pulang dini hari, bukan duduk-duduk saja.

Aku merasakan sakit yang luar biasa mala mini.

Aku tidak sanggup lagi meneruskan siklus ini.

Aku mohon, maafkan aku.

Maafkan aku yang menyerah.

Aku sudah berjuang.

Aku sudah sangat berusaha.

Aku mohon,

Aku mohon.

Aku tidak sanggup lagi.

Bila harus menanggung lebih lama lagi.

Aku sendirian, aku berjuang sendiri.

Tidak ada yang menolongku.

Aku tidak ingin sesakit ini lebih lama lagi.

Semoga Tuhan mengampuniku.

Tuhan, aku sakit.

Aku mohon tempat aku pulang

Editor : Baskoro Septiadi
#Aulia Risma Lestari #Roculax #dokter spesialis #mahasiswa kedokteran #Universitas Diponegoro Undip #Diary Aulia Risma Lestari