Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kasus Dugaan Bunuh Diri Mahasiswi Kedokteran PPDS Anestesi Undip, Polisi Sebut Korban Menyuntikan Obat Ke Tubuhnya

Muhammad Hariyanto • Kamis, 15 Agustus 2024 | 04:40 WIB

 

Ilustrasi foto jenazah.
Ilustrasi foto jenazah.

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Polisi masih terus menyelidiki kasus dugaan bunuh diri Mahasiswi fakultas Kedokteran Undip di dalam rumah kos di daerah Lempongsari Semarang Senin (12/8/2024). 

Korban diketahui bernama R, yang tercatat sebagai warga Kota Tegal.

Informasi yang diperoleh, mahasiswi tersebut peserta didik Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi Undip di RSUP dr Kariadi Semarang.

Salah satu teman dekat korban mengatakan menghubungi menghubungi melalui WhatsApp.

"Dari pagi dihubungi tidak bisa. Awalnya dicari atasannya, dihubungi melalui whatsapp, namun tidak ada respon. Terus menghubungi melalui temannya, dan disampaikan sama pacarnya," ungkap warga sekitar yang enggan disebutkan namanya, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (14/8/2024).

Selanjutnya, teman dekat tersebut menuju rumah kos korban. Ternyata pintu kamar kos korban juga tertutup.

"Datang ke kos sampai dua kali, ngetuk-ngetuk pintu tidak ada respon, di hubungi juga tidak ada respon. Kemudian menyampaikan ke pemilik kos," katanya.

Ternyata, pintu kamar tersebut terkunci dari dalam, lantaran kunci menempel.

"Terus panggil tukang kuncinya. Ketika sudah terbuka, dilihat tampak tidak bergerak," jelasnya.

Menanggapi dugaan kejadian dugaan bunuh diri ini, Kasatreskrim Polrestabes Semarang, Kompol Andika Dharma Sena membenarkan.

Pihaknya juga menegaskan, korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.

"Benar, ada bunuh diri, yang bersangkutan menyuntikan obat ke badannya sendiri. (Pintu kamar tertutup), memang waktu kita buka, di dalam dibongkar dulu kuncinya," katanya.

Kasatreskrim juga menyampaikan, masih melakukan penyelidikan terkait penyebab korban nekat melakukan bunuh diri.

"Terkait dengan informasi mengenai perundungan masih kita cek karena ybs itu informasinya memang sakit dan yang bersangkutan itu ikut beasiswa. Informasinya yang bersangkutan sudah tidak kuat lagi atau bagaimana mau kita cek lagi, benar apa tidak," katanya. (mha/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Mahasiswi Kedokteran Undip Bunuh Diri #UNDIP #PPDS Anastesi Undip #BUNUH DIRI