Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Sejarah Gunungpati, Kecamatan Terbesar di Semarang Yang Luasnya Melebihi Kota Salatiga dan Solo

Aby Genta Putra Prasetya • Selasa, 25 Juni 2024 | 21:41 WIB
Potret Kecamatan Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah
Potret Kecamatan Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah

RADARSEMARANG.ID - Terletak di sudut selatan Kota Semarang, kecamatan ini merupakan yang terbesar dan terluas di Kota Semarang.

Luas wilayah keseluruhan dari kecamatan ini sebesar 5.399,085 Ha terbagi atas 16 kelurahan, 97 Rukun Warga (RW) dan 501 Rukun Tetangga (RT).

Kecamatan ini memiliki iklim yang secara keseluruhan lebih sejuk dibanding kecamatan-kecamatan lain karena letaknya yang berada di dekat Gunung Ungaran.

Kecamatan Gunungpati juga merupakan wilayah hijau bagi Pemerintah Kota Semarang dalam program SPA (Semarang Pesona Asia).

Gunungpati juga menjadi rumah bagi berbagai tanaman komoditas warga sekitar seperti rambutan dan durian yang khas.

Kecamatan ini terkenal karena berbagai spot wisata yang menarik, salah satunya Goa Kreo, tempat yang juga memiliki legenda terkait Sunan Kalijaga asal Kesultanan Demak.

Sejarah Kecamatan Gunungpati

Secara etimologis, menurut beberapa sumber menyatakan bahwa kecamatan ini memiliki sejarah yang berkaitan dengan Kerajaan Pati Hadiningrat.

Penamaan nama Gunungpati sendiri berasal dari Raja Wasis Joyokusumo yang memiliki gelar Progola I, raja asal Pati, Jawa Tengah.

Pemberian nama " Gunung " berasal dari topografi wilayah ini yang berkelok dengan tanjakan yang berliku-liku. Sedangkan " Pati " berasal dari wilayah pemegang kekuasaan, Raja Wasis Joyokusumo saat itu.

Paska masa kerajaan, Gunungpati menjadi salah satu kabupaten yang ada di Jawa Tengah. Hal tersebut dibuktikan dengan keberadaan dua pohon asam ditengah alun-alun.

Kita juga masih bisa menemui berbagai wilayah bersejarah daerah ini seperti Kampung Ngabean, Pasar Kliwonan, Jagalan, dan Kauman di sekitar masjid, serta sebuah penjara bernama Sikrangkreng.

Baca Juga: Sejarah Pemindahan Pusat Pemerintahan Kabupaten Semarang, dari Kanjengan Sampai Ungaran

Lalu setelah masa revolusi, Gunungpati berubah menjadi salah satu setenan di wilayah Kawedanan Ungaran. Julukan bagi pemangku jabatan wilayah ini disebut Pak Seten.

Setelah kemerdekaan, Gunungpati secara resmi tergabung dalam bagian integral Republik Indonesia.

Dukungan warga Gunungpati terhadap kemerdekaan Indonesia ditunjukkan dengan pembangunan dapur umum yang bisa digunakan oleh semua orang pada masa itu, letaknya berada di dekat makam Bupati Pati.

Warga Gunungpati juga terkenal dalam andilnya ikut serta para pejuang bergerilya dalam melawan penjajah yang ingin bercokol kembali di Indonesia.

Selanjutnya, status Kawedanan di wilayah ini berubah menjadi Kecamatan milik Kabupaten Semarang, namun pada tahun 80-an Kecamatan Gunungpati diminta untuk bergabung dengan Kota Semarang.

Source: Universitas Stekom, Pemerintah Kota Semarang

Editor : Baskoro Septiadi
#Sejarah Gunungpati #Kecamatan Terbesar di Semarang #Sejarah Kecamatan Gunungpati #gunungpati semarang