Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Pelaku Pembuang Bayi di Semarang Belum Tertangkap, Polisi Dalami Petunjuk Barang Bukti

Muhammad Hariyanto • Rabu, 8 Mei 2024 | 22:10 WIB

Pelaku Pembuang Bayi di Semarang Belum Tertangkap, Polisi Dalami Petunjuk Barang Bukti
Pelaku Pembuang Bayi di Semarang Belum Tertangkap, Polisi Dalami Petunjuk Barang Bukti
 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sudah tiga hari ini, pelaku kasus pembuang bayi yang ditaruh dalam ember di teras rumah warga di Semarang Utara belum terungkap.

Sekarang ini, Polsek Semarang Utara, masih melakukan pendalaman dan penyelidikan dengan barang bukti yang telah diamankan yakni pakaian pembalut bayi.

Pakaian tersebut berupa daster warna cream, yang dipergunakan untuk menyelimuti bayi jenis dengan jenis kelamin laki-laki, yang ditemukan Fitriani, di teras rumahnya di Jalan Tambra Dalam 11, Kelurahan Kuningan, Semarang Utara, Senin (6/5/2024) sekitar pukul 06.30.

"Masih belum ada titik terang. Karena baju yang kemarin yang ditemukan di sana itu memang ibunya yang menemukan bayi itu pernah melihat. Tapi siapa pemilik baju itu belum tahu, masih dilidik (penyelidikan)," ungkap Kapolsek Semarang Utara, Kompol Supriyanto, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (8/5/2024).

Bayi tersebut ditemukan Fitriani ketika hendak mencuci. Saat mengambil ember cucian, dikejutkan adanya bayi tak dikenal yang diselimuti pakaian menyerupai daster yang diduga milik orang tuanya.

Selain itu juga terdapat minuman susu dan pampers. Kemudian juga ada sobekan kertas bertuliskan "Minta Tolong Jagano Mbak".

Menanggapi tulisan di kertas tersebut, Kapolsek menegaskan masih mendalami barang bukti yang telah diamankan tersebut, untuk mengungkap kasus ini.

Namun, pihaknya juga menduga pelaku atau pembuang bayi tersebut kenal dengan pemilik rumah yang membuka usaha laundry.

"Dimungkinkan saling kenal. Tapi siapa (pelaku), ibu yang menemukan itu ya masih bingung, siapa belum tahu," katanya.

Terkait kondisi bayi, Kapolsek mengatakan selalu berkoordinasi dengan instansi terkait, dalam hal ini Dinas Sosial Kota Semarang.

Pihaknya juga menyebut, bayi tersebut telah dipindahkan dari Puskesmas Banjarharjo ke RS Wongsonegoro, untuk mendapatkan perawatan intensif.

"Disana pemeriksaan lebih lanjut. Nanti seandainya juga kalau sampai harus keluar dari rumah sakit dan belum ditemukan keluarganya atau orangtuanya, akan dipindah ke tempat panti asuhan," pungkasnya.

Kanitreskrim Polsek Semarang Utara, Iptu Kumaidi menambahkan, masih melakukan pendalaman dan penyelidikan terkait kasus tersebut. Pihaknya juga menduga, pelaku mengenal pemilik rumah.

"Dugaan, sengaja untuk dirawatkan, bahasanya minta tolong jagano, biar dijaga mbaknya (Fitriani). Dimungkinkan beliau mengenali sama mbaknya, dimungkinkan, karena masih penyelidikan," imbuhnya. (mha/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Kapolsek Semarang Utara Kompol Supriyanto #pembuang bayi #Bayi Dibuang