Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Seperempat Juta Wisatawan Kunjungi Semarang, Kawasan Kota Lama Jadi Paling Favorit

Radar Semarang • Senin, 15 April 2024 | 21:00 WIB

SWAFOTO : Pengunjung mengabadikan momen di Kota Lama Semarang dengan berswafoto bersama saat libur Lebaran 2024. Kota Lama menjadi tujuan wisata favorit di Jateng.
SWAFOTO : Pengunjung mengabadikan momen di Kota Lama Semarang dengan berswafoto bersama saat libur Lebaran 2024. Kota Lama menjadi tujuan wisata favorit di Jateng.
 

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Kota Semarang menjadi wilayah kunjungan wisatawan favorit di Jateng selama libur Lebaran 2024.

Hingga Sabtu (13/4), sudah ada seperempat juta wisatawan yang mampir di Semarang.

"Wisatawan di Kota Semarang sesuai update dari Disporapar Provinsi Jawa Tengah ini tertinggi di Jateng. Ada sekitar 250 ribu (wisatawan)," jelas Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu usai melepas pemudik di Masjid Agung Jawa Tengah Minggu (14/4). 

Baca Juga: Yoyok Barokallah, Lukis Wajah Hanya 20 Menit Tarik Perhatian Wisatawan Kota Lama

Menurutnya, kawasan Kota Lama masih menjadi tujuan favorit. Setidaknya ada 174 ribu orang plesiran di wilayah cagar budaya ini.

Sedangkan 76 ribu orang tersebar di sejumlah tempat wisata lain.

“Khusus Kota Lama ada 174 ribu,” imbuhnya. 

Mbak Ita menjelaskan, selain Kota Lama, Semarang Zoo juga menjadi destinasi yang sering dikunjungi wisatawan luar daerah.

Ke depan pihaknya bakal menambah kegiatan atraksi. Sehingga daya tarik wisata untuk memikat wisatawan berkunjung semakin banyak. 

"Saya lihat di taman satwa kemarin ada yang dari Balikpapan, dari Demak, dan dari luar Kota Semarang bahkan luar Provinsi Jateng juga banyak yang berkunjung ke sana. Tentunya ke depan akan makin dibanyakin kegiatan atraksi," tambahnya. 

Selain itu okupansi hotel di Kota Lumpia ini juga mendekati 95 persen. Artinya masa libur Lebaran memberikan multiplier effect untuk perekonomian.

Tidak hanya tempat wisata yang meraup keuntungan, tapi juga perhotelan, serta industri kuliner. Hal ini terlihat dari banyaknya mobil yang terparkir di pusat oleh-oleh.

Meski menimbulkan kemacetan tapi juga berdampak pada penggeliatan ekonomi. 

Baca Juga: Atasi Kemacetan Genuk-Sayung, Dishub Kota Semarang Bersama Polres Demak Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

"Kemarin saya pantau terus di tempat wisata, kemudian di pusat oleh-oleh ini banyak mobil-mobil yang parkir yang beli oleh-oleh. Tentunya ini yang harus kita layani, kita kelola dengan baik karena mereka (wisatawan) ini kalau membeli oleh-oleh tentu dampak perekonomian terasa, baik parkir, hotel, kuliner, dan sebagainya," tegasnya. 

Lebih lanjut, kata dia, perputaran ekonomi di Kota Semarang terbilang tinggi. Masing-masing wisatawan rata-rata bisa menghabiskan Rp 1 juta dalam sehari. Mulai dari hotel, makan, belanja, serta kunjungan ke tempat wisata. 

"Mungkin bisa ya (Rp 1 Juta), karena kalau makan ini kan sehari 3 kali, kemudian hotelnya, kemudian juga mungkin oleh-olehnya pasti banyak sekali," tandasnya. (kap/ton)

Editor : Tasropi
#libur Lebaran #Kawasan Kota Lama #Wisatawan