Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Warga Korban Banjir Tambakrejo Semarang Terpaksa Mengungsi di Aula Kantor Kelurahan dan Musala, Begini Kondisinya

Figur Ronggo Wassalim • Kamis, 14 Maret 2024 | 21:34 WIB

Warga Kelurahan Tambakrejo mengungsi di Aula Kelurahan dan Musala Nurul Hidayah, Kamis (14/3). FIGUR RONGGO WASSALIM/JAWA POS RADAR SEMARANG
Warga Kelurahan Tambakrejo mengungsi di Aula Kelurahan dan Musala Nurul Hidayah, Kamis (14/3). FIGUR RONGGO WASSALIM/JAWA POS RADAR SEMARANG
 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Warga Tambakrejo Semarang korban banjir terpaksa mengungsi di lantai 2 Kantor Kelurahan Tambakrejo dan juga di Musala Nurul Hidayah.

 

Salah seorang warga RW 3 Tambakrejo, Desi, memilih mengungsi di Aula Kelurahan lantaran di jalan depan rumahnya ketinggian air hampir sedada atau 1 meter.

Sedangkan di rumahnya, ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.

Selain itu, tidak ada tempat tidur di rumah yang ia tinggali. Karena kasurnya basah dan barang-barang beharganya tidak dapat diselamatkan.

Ia bersama dua anak saya, ibu, kakak dan adik mengungsi sejak Rabu (13/3) malam. "Di Aula Kelurahan ini Alhamdulillah difasilitasi tukar untuk tidur," katanya.

Dikatakan, banjir yang terjadi kali ini lebih parah dari tahun-tahun sebelumnya. "Kalau ini sangat tinggi, dulu di rumah tidak sampai masuk airnya," katanya.

Sementara itu, Kustiani, warga RT 5 RW 3, mengungsi di Musala Nurul Hidayah, karena ia sedang sakit jika terus-menerus terkena banjir. "Alhamdulillah di musala ini kan baru dibangun," jelasnya.

Senada, banjir tahun ini sangat luar biasa dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. "Dulu di rumah tidak masuk airnya, ini masuk dan di jalan saat ini sangat parah," keluhnya.

Lurah Tambakrejo, Sukiswo, mengungkapkan pihaknya memberikan fasilitas warga untuk mengungsi di Aula Kelurahan.

Tercatat, ada 2 KK atau 10 orang yang mengungsi di Aula Kelurahan. Sementara, di Musala Nurul Hidayah ada 4 KK yang mengungsi.

Pihaknya masih berkoodinasi dengan dinas terkait untuk mendirikan posko di depan SPBU Kaligawe dan pelayanan kesehatan.

"Jika ada bantuan konsumsi kami distribusikan ke warga, kami berharap warga tetap menjaga kesehatan, apalagi ini masih puasa," katanya. (fgr/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#semarang #BANJIR #mengungsi