Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Meriahkan Dugderan Semarang 2024, Udinus Pamerkan Robot Gamelan Sekar Nuswantoro

Adennyar Wicaksono • Sabtu, 9 Maret 2024 | 02:32 WIB
Sekar Nuswantoro, milik Universits Dian Nusantoro (Udinus) ketika menghibur pengunjung di Dugderan. ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG
Sekar Nuswantoro, milik Universits Dian Nusantoro (Udinus) ketika menghibur pengunjung di Dugderan. ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG


RADARSEMARANG.ID, Semarang – Alunan langgan Jawa sayup-sayup terdenger di Alun-Alun Masjid Agung Semarang (MAS), Jumat (8/3) kemarin. Seorang sinden nampak asyik bernyanyi lengkap dengan iringan musik gamelan.

Uniknya suara gamelan tidak dibuh atau dimainkan oleh manusia, melainkan robot sehingga membuat orang penasaran.

Robot ini sendiri beranama Sekar Nuswantoro, milik Universitas Dian Nusantoro (Udinus), yang sengaja dipamerkan di pasar Dugderan untuk menyambut bulan Ramadan.

“Unik sekali, ini perpaduan antara alat music tradisional dan tekonologi,” kata Angling salah satu pengunjung.

Sementara itu, Engineer team Robot Gamelan Sekar Nuswantoro, Arry Maulana Syarif mengatakan, robot gamelan sengaja dipamerkan dengan tujuan memberikan warna baru di agenda Dugderan yang merupakan tradisi jelang Ramadhan.

Menurutnya, Dugderan tahun ini ada muatan tradisional yang bisa menjadi pendidikan bagi para pengunjung.

"Pengunjung yang datang ke dugderan bisa nonton seperti apa gamelan dimainkan oleh robot,” katanya saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (8/3).

Arry menjelaskan, animo pengunjung untuk melat robot gamelan sangat tinggi terutama anak-anak. Robot itu sendiri, sengaja dimainkan saat sore hari.

Menurutnya robot gamelan ini menjadi inovasi yang bisa menekan cost untuk menampilkan gamelan.

“Robot ini memadukan gamelan tradisional dan kecerdasan buatan. Harapan kami robot ini bisa tampil di tempat publik, seperti bandara, stasiun. Kami kasih solusi bagaimana gamelan bisa dimainkan setiap saat dengan tempat yang terbatas,” bebernya.

Ketua Yayasan Pengelola Masjid Agung Semarang, Khammad Maksum menyampaikan, Dugderan tidak hanya menampilkan permainan yang legendaris atau jadul.

Namun, ada teknologi kekinian berupa robot gamelan yang bisa dinikmati pengunjung.

Dia mengapresiasi Udinus yang telah berinovasi dan peduli terhadap kebudayaan dengan menciptakan robot gamelan.

Pihaknya pun terbuka kepada kampus manampun yang ingin menampilkan inovasinya di Alun-Alun MAS.

"Tidak harus saat Dugderan. Tiap Jumat, Sabtu, Minggu, ada kulineran. Kita terbuka bagi perguruan tinggi dan anak muda untuk berkreasi,” pungkasnya. (den/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#gamelan #Dugderan #masjid agung