RADARSEMARANG.ID, Semarang - Durian Siboli dinobatkan sebagai durian terbaik di kontes yang digelar pada hari terakhir Festival Durian Gunungpati Semarang, Minggu (25/2).
Hasil tersebut sekaligus membuat durian Siboli sukses mempertahankan gelarnya dua tahun berturut-turut, atau sejak 2023 dan 2024 sebagai durian terenak di Festival Durian Gunungpati Semarang.
Sementara juara kedua diraih oleh Durian Miranti dan juara ketiga diraih oleh Durian Pak Wo.
Setelah diumumkan, durian-durian tersebut dilelang. Hasilnya, Durian Siboli terjual dengan harga Rp 235 riribu.
Wanita asal Ungaran Fitri berhasil membeli Durian Siboli yang memiliki berat 2,5 kilogram.
Ia berjuang bernegosiasi dengan panitia dan pengunjung lainnya yang membuka dengan harga Rp 70 ribu, Rp 100 ribu, Rp 150 ribu, Rp 200 ribu, dan akhirnya mencapai kesepakatan Rp 235 ribu. Karena tidak ada lagi yang menaikkan harganya.
"Terus terang saya direkomendasikan oleh salah satu juri jika ingin membawa durian unggulan, mas. Rasanya juga manis dan pahit," ujarnya.
Pemilik Durian Siboli, Eko Budi Haryanto, menjelaskan Durian Siboli merupakan durian lokal asli Kabupaten Kendal.
Dinamakan Siboli karena berasal Singorojo, Boja dan Limbangan. Sehingga menjadi jenis Durian Siboli.
Durian Siboli merupakan salah jenis durian yang alami sejak nenek moyang. Tidak stek dan perkembangan campur tangan manusia lainnya.
Kelebihan dari Durian Siboli, yakni memiliki daging yang tebal, dan berwarna kuning. Selain itu, rasanya legit dan manis.
Selain itu, pemupukan Durian Siboli yang menjadi juara ini harus dilakukan ekstra untuk menghasilkan durian yang berkualitas.
Sehingga memegang gelar juara Kontes Durian dua tahun beruntun.
Dibanding tahun lalu, kualitas duriannya bagus tahun lalu. "Tahun kemarin Rp 250 ribu, tahun ini Rp 235 ribu, mungkin peminatnya berkurang," ujarnya.
Pria 32 tahun ini juga beberapa kali mengikuti kontes durian. Seperti di dua kali Grobogan menyabet juara I. (fgr/bas)
Editor : Baskoro Septiadi