RADARSEMARANG.ID, Semarang - Rencanya pensiunnya atau tak lagi maju dalam Pilwakot 2024, yang diutarakan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita membuat terkejut berbagai pihak.
Temasuk petinggi DPC PDI Perjuangan (PDIP) Kota Semarang, yang mengaku belum mengetahui rencana yang diutarakan Mbak Ita sapaan Hevearita, Jumat (23/2).
Mbak Ita sendiri, diketahui menduduki jabatan Wakil Ketua DPC PDIP Kota Semarang. Partai berlambang banteng ini sendiri, dari dari kabar yang ada pada Pileg tahun ini mendapatkan 14 kursi di DPRD Kota Semarang.
Bahkan dari data pemilu2024.kpu.go.id, Jumat (23/2) pukul 18.48 malam, partai tersebut sementara telah mengumpulkan 50 ribu lebih suara dari progress 47,55 persen data yang masuk.
Artinya sementara ini PDIP menjadi partai satu-satunya yang bisa mengusung calon sendiri dalam Pilwakot November nanti.
“Mosok mas, saya belum tahu kabar itu,” kata Ketua DPC PDIP Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Jumat (23/2) petang.
Hendi sapaannya, enggan berkomentar banyak terkait rencana pensiun yang diambil suksesornya dalam Pilwakot nanti.
Termasuk terkait rencana calon atau kader lain yang akan diusung jika benar-benar Mbak Ita memilih pensiun dan tidak mencalonkan diri.
“Untuk Pilwakot ini kan masih Februari, coba ke Mas Pilus (Sekretaris DPC, red). Karena saya nggak ngikutin perkembangan politik di Semarang,” jelas pria yang menjabat sebagai Kepala LKPP RI ini.
Dibungi terpisah, Sekretaris DPC Kota Semarang. Kadar Lusman, juga tidak mengetahui rencana tidak lagi majunya Mbak Ita dalam Pilwakot 2024 mendatang.
“Wah belum tahu kalau rencana (Mbak Ita tak maju lagi,red),” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telpon.
Sesuai arahan, lanjut Pilus sapaannya, masih fokus pada perhitungan dan rekapitulasi suara Pileg yang saat ini menurut informasi masih ada ditingkat kecamatan.
“Kurang tahu ya, saya masih fokus ngawal suara caleg-caleg di tingkat kecamatan,” pungkasnya. (den/bas)
Editor : Baskoro Septiadi