Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Duel, Warga Muktiharjo Lor Semarang Tewas Tertusuk Badik

Muhammad Hariyanto • Minggu, 31 Desember 2023 | 23:54 WIB
Polisi mendatangi trmpat kejadian perkara penusukan.
Polisi mendatangi trmpat kejadian perkara penusukan.

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Ivan Bagus Santoso, warga Kampung Sendang Indah, Kelurahan Muktiharjo Lor, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, meregang nyawa di Rumah Sakit Sultan Agung Semarang.

Pria 37 tahun tersebut tewas setelah duel dengan rekannya, dan tertusuk senjata tajam jenis badik, Sabtu (30/12/2023) sekitar pukul 20.30.

Sedangkan lawan yang duel perkelahian bernama Joko Supriyanto alias Joko Belang, 35, yang bertempat tinggal, masih satu kampung dengan korban.

Sekarang ini, Joko telah diamankan petugas kepolisian dan masih dilakukan pemeriksaan di Polsek Genuk.

"Iya terduga pelaku masih diamankan. Masih kita lakukan pemeriksaan dan penyelidikan. Kita juga periksa saksi-saksi, sudah ada enam yang kita periksa," ungkap Kapolsek Genuk, Kompol Rismanto, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Minggu (31/12/2023).

Awal mulai kejadian, pelaku sedang duduk di lantai teras depan rumah. Kemudian, korban datang dengan mengendarai sepeda motor dan membawa senjata tajam, jenis parang sepanjang 80 sentimeter dan badik sepanjang 50 sentimeter. setelah itu, tiba-tiba korban langsung menyerang Joko menggunakan parang.

"Kalau keterangan saksi-saksi ini kan si korban sempat menyerang si J (Joko) terduga pelaku menggunakan senjata tajam, terus si J dapat menghindar, tetapi terkena isterinya si J. Kena bagian pelipis, dijahit tiga," bebernya. 

"Karena si korban ini menyerang terus. Nah istrinya ini berusaha untuk melerai. Si terduga pelaku ini juga ingin menenangkan, karena kondisinya sudah membabi buta. Terus akhirnya bergerumul (berkelahi), sampai ke jalan, dan akhirnya tertusuk," sambungnya.

Saat berkelahi tersebut, keduanya sempat jatuh dan masih bergerumul. Posisi korban diatas dan Joko dibawah.

Kemudian, korban terkena badik dibagian dada sebelah kiri, dan mengalami lemas. Setelah itu, korban dibawa ke rumah sakit oleh warga. Namun nyawanya tidak terselamatkan.

"Kita sendiri juga belum tahu. Karena waktu itu juga tidak ada yang berani menolong atau membantu. Karena posisinya mereka mereka membawa senjata tajam. Diduga kena sendiri. Tapi ini masih dalam pemeriksaan saksi saksi, semua ini masih kita dalami dulu," katanya.

Baca Juga: Hore! Dishub Semarang Tak Lagi Pungut Retribusi KIR, Perizin Trayek dan Retribusi Terminal Mulai 1 Januari 2024

Korban, meninggal dengan sejumlah luka tusuk pada dada sebelah kiri, luka sobek pada pipi kiri dan dibawah telinga kiri. Barang bukti senjata tajam tersebut juga telah diamankan guna keperluan lebih lanjut. (mha/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#tewas #Genuk #meregang nyawa