Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Hidup Makin Sulit, Harga Bahan Pokok di Semarang Terus Naik

Figur Ronggo Wassalim • Jumat, 17 November 2023 | 17:27 WIB

 

Salah satu pedagang cabai di Pasar Johar Selatan sedang melayani pembeli Kamis (16/11). NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG
Salah satu pedagang cabai di Pasar Johar Selatan sedang melayani pembeli Kamis (16/11). NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG
  

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Harga kebutuhan pokok terus merangkak naik. Belum ada tanda-tanda membaik. Ini membuat hidup masyarakat makin sulit.

Sejumlah pedagang Pasar Johar Selatan mengeluhkan harga bapok yang tak kunjung stabil. Selain harus mengeluarkan uang lebih untuk kulakan, penjualan pun menurun.

Salah seorang pedagang, Anik, menjelaskan harga bahan pokok rata-rata semuanya naik. Seperti bawang putih yang semula Rp 32.000, saat ini naik Rp 34.000 per kilogram. Bawang merah dari Rp 15.000 menjadi Rp 25.000 per kilogram.

Gula merah dari Rp 15.000 menjadi Rp 17.000. Bahkan untuk gula pasir sudah di atas harga eceran tertinggi (HET) seharga Rp 14.500 per kilogram. Kini harga gula pasir sudah mencapai Rp 17.000 per kilogram

"Kalau cabai itu dari harga Rp 45.000 per kilogramnya, saat ini Rp 70.000 per kilogramnya. Naik turun, mas. Kadang juga Rp 60.000," katanya.

Senada, Pedagang Sembako Tri mengungkapkan beberapa harga bapok mengalami kenaikan. Seperti gula pasir yang dulunya Rp 16.000 saat ini Rp 17.500 per kilogramnya.

Harga telur juga naik, dulunya Rp 25.000 saat ini Rp 27.000 per kilogramnya. "Beras juga naik sejak tiga bulan lalu, saat ini Rp 14.500, dulu Rp 12.000," katanya.

Harga bapok yang naik menjadikan pendapatannya semakin berkurang. "Ini karena faktor apa saya juga bingung, mas. Karena paceklik mungkin. Saya harap harga sembako turun," katanya.

 Baca Juga: Diprediksi Bakal Absen hingga Akhir Musim, Begini Penjelasan Dokter Tim PSIS Semarang Soal Cedera Delvin Rumbino

Seorang pembeli, Dyah menuturkan, kenaikan harga bapok perlu dimaklumi. Karena adanya paceklik dan musim yang kurang mendukung, ditambah menjelang natal dan tahun baru (Nataru).

"Meski dimaklumi, tapi kami kan juga semakin sulit mencari uang untuk membeli bapok, mas. Harapannya harganya turun lah" kata warga Bukit Kencana Jaya ini.

Koordinator Wilayah Pasar Johar Supana, mengungkapkan beberapa bahan pokok yang turun harga antara lain, ayam boiler dari Rp 35.000 menjadi Rp 34.000 per kilogramnya. Telur ayam dari Rp 28.000 menjadi Rp 27.000 per kilogramnya.

"Yang naik itu udang Rp 65.000 menjadi Rp 70 ribu. Kemudian bawang merah Rp 28.000, bawang putih tetap Rp 34.000," katanya.

 Baca Juga: Wisata Malam di Kota Semarang, Makan di Kuliner Kauman, Belanja di Pasar Johar

Harga cabai keriting Rp 60.000 menjadi Rp 7.000. Pun cabai rawit merah Rp 75.000 menjadi Rp 80.000 per kilogramnya. Kenaikan harga cabai karena adanya gagal panen di petani.

"Untuk cabai sebenarnya cukup stok, belum ke Nataru ya. Tidak mempengaruhi harga," jelasnya. (fgr/ton)

 

 

 

 

 

 

 

 

                                                                                                                                           

Editor : Baskoro Septiadi
#pedagang #Kebutuhan Pokok #PASAR JOHAR