Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Penjelasan Lengkap Marketing Honda Brio Tabrak Pengunjung di Dalam Mall Paragon Semarang, Ternyata karena Ini

Muhammad Hariyanto • Jumat, 10 November 2023 | 20:45 WIB
Marketing Honda Brio yang tabrak pengunjung di Mall Paragon Semarang dijadikan tersangka.
Marketing Honda Brio yang tabrak pengunjung di Mall Paragon Semarang dijadikan tersangka.


RADARSEMARANG.ID, Semarang - Insiden kecelakaan Honda Brio kuning yang tabrak pengunjung di dalam Mall Paragon masih terus ditangani Satreskrim Polrestabes Semarang.

Pihak marketing yang bersangkutan juga telah ditetapkan tersangka dan diancam pidana dengan hukuman penjara sembilan bulan. 

Marketing yang bersangkutan tersebut bernama Mukti Wibowo, 33, Kecamatan Genuk.
"Ancaman pidana penjara paling lama sembilan bulan. Tidak ditahan (dibawah lima tahun)," ungkap Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny S Lumbantoruan di Mapolrestabes Semarang. 

Peristiwa ini terjadi, di dalam Mall Paragon Sabtu (4/11) sekitar pukul 21.44. Kejadian ini ada empat orang mengalami luka.

Masing masing adalah kami. N, T, M, dan Miniatun. Empat orang ini juga mengalami sejumlah luka dibagian tubuhnya. 

"Kondisi korban Miniatun mengalami luka memar pada dahi. Hidung pinggang dan kelingking kiri. Korban M, luka lecet pada mata dan luka memar pada siku kanan. Dua korban lagi masih kita konfirmasi by phone karena alamatnya sudah berpindah," katanya.

"Saksi-saksi yang ada di TKP juga sudah kita klarifikasi. Kemudian dari kejadian itu kita lakukan gelar perkara untuk meningkatkan penyidikan, dan juga menetapkan tersangka dalam hal ini adalah Muktiwibowo, warga Kecamatan Genuk Kota Semarang," tegasnya. 

Kejadian ini diawali saat menjelang tutup Mall Paragon. Kejadian juga terekam kamera CCTV. Terlihat, terlihat tersangka membuka pintu mobil, kemudian masuk ke dalam menyalakan mesin.

Sesaat duduk di mobil langsung melaju tidak terkendali memutar lokasi dalam mall beberapa meter. Dan kemudian baru berhenti setelah mobil tersebut menghantam eskalator. 

"Awalnya memanasi mobil yang memang dipajang di mall paragon dalam rangka pameran. Kemudian diluar dugaan yang bersangkutan ternyata mobil ini sudah masuk di gigi satu. Yang mengakibatkan mobil langsung bergerak (melaju). Kemudian berhenti di bawah eskalator," katanya. 

Sebelum berhenti, mobil tersebut sempat menabrak empat orang korban, atau pengunjung mall, yang sedang mengantre membeli jajanan. Beruntung tidak ada korban yang meninggal dalam kejadian ini. Hanya luka-luka. 

"Pada saat itu mobil yang dikendarai pelaku menabrak korban hingga terjatuh dan pelaku berusaha menginjak rem. Karena panik malah menginjak gas dan membanting setir, tetapi laju tidak bisa dikendalikan dan mobil berhenti setelah menabrak eskalator mall," jelasnya. 

Hasil pengembangan, Donny menyebutkan tersangka tidak memiliki kemampuan menyopir mobil. Kemudian juga tidak memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM). 

"Tidak punya SIM juga dan tidak punya sertifikat khusus, dan kelalaiannya tidak mengecek persneling ini. Dan yang lebih fatal, kejadian ini terjadi pada saat masyarakat masih dalam keadaan ramai," terangnya.

Terkait total kerugian, dari pihak mall paragon sampai saat belum dilakukan klarifikasi, dan belum ada upaya untuk melaporkan ke pihak kepolisian. Meski demikian, Donny menegaskan masih terus melalukan pengembangan penyelidikan. 

"Kami masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Semua yang bertanggung jawab memang apa yang sesuai kita lihat di CCTV ya dianya langsung yang berada disitu. Siapa penanggung jawabnya dan dia bertanggung jawab pada siapa nanti akan kita kembangkan," pungkasnya. 

Sementara, tersangka mengaku baru enam bulan  menjalani pekerjaan tersebut. Pihaknya juga mengaku tidak memiliki SIM dan tidak bisa mengemudikan mobil manual. Menurutnya, awal kejadian hanya bermaksud memanasi mesin mobil tersebut. 

"Awalnya saya mau nutup kaca sambil memanasi, saya tidak tahu kalau itu mobil manual, pas saya nyalakan tau-tau ngetril. intinya itu kelalaian saya. Sebelumnya tidak pernah terjadi hal itu," katanya. (mha/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Marketing #honda brio