RADARSEMARANG.ID, Semarang - Dua perempuan tewas dalam Kecelakaan tunggal di Jalan Sriwijaya, Tegalsari, Kecamatan Candisari, Kota Semarang Sabtu (5/8/2023) pagi sekitar pukul 05.58.
Bintara Unit Laka Lantas Polrestabes Semarang Donny mengungkapkan, kedua korban adalah perias salon yang hendak menemui kliennya. Diduga karena oleng dan menabrak gapura dan tembok jalan masuk gang.
"Kemungkinan karena terburu-buru, melaju dengan kecepatan tinggi lalu tak bisa menguasai laju kendaraan," terangnya kepada Jawa Pos Radar Semarang saat ditemui di kantor Pos Pelayanan Terpadu Penanganan Laka Lantas Jalan Ronggolawe Selatan, Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang.
Dijelaskan, identitas pengendara yakni Noviaty, 41, asal Sunggingan, Kota Kudus. Sementara pembonceng Hellena Ocktara Niken Ristanti, 40, warga Pedurungan, Kota Semarang.
Mereka mengendarai Honfs Vario warna merah. Keduanya langsung dibawa ke kamar jenazah RSUP dr Kariadi Semarang.
"Melihat dampak yang ditimbulkan kira-kira kecepatannya mencapai 100 km/jam," jelas Donny.
Sebelum menabrak gapura dan dinding, lanjutnya, pengendara tak bisa menguasai laju kendaraan.
Hal itu dibuktikan bekas lintasan motor yang melewati trotoar tenda bengkel motor yang dekat dengan gapura.
"Jadi oleng dan menabrak gapura dan dinding lalu masuk ke gang," terangnya.
Soal CCTV di lokasi, kata dia, tidak ada yang aktif untuk mengecek secara pasti. Meski dekat dengan Indomaret Sriwijaya, tidak ada cctc yang menjangkau peristiwa kecelakaan itu.
Sementara, ada CCTV di salah satu toko namun sudah tidak aktif lebih dari dua minggu.
"Keduanya tewas lantaran cedera kepala dan patah tulang. Saat ini keluarga juga sudah mendatangi ke rumah sakit," pungkasnya. (mia/bas)
Editor : Baskoro Septiadi