Mahasiswa Sampaikan Aspirasi, Pimpinan UIN Salatiga Buka Ruang Dialog

Dhinar Sasongko • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 14:07 WIB

 

Diskusi antara rektorat dan mahasiswa yang menyampaikan aspirasinya diteras gedung rektorat
Diskusi antara rektorat dan mahasiswa yang menyampaikan aspirasinya diteras gedung rektorat

RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Puluhan mahasiswa UIN Salatiga menyampaikan aspirasi terkait sejumlah kebijakan kampus. Aksi yang berlangsung di Kampus 3 UIN Salatiga, Selasa (7/10), menjadi ruang bagi mahasiswa dan jajaran pimpinan universitas untuk berdialog langsung.

Aksi dimulai sekitar pukul 09.30. Mahasiswa sebelumnya berkumpul di depan kantin Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), kemudian bergerak menuju gedung Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) hingga berhenti di depan lapangan voli.

Lima spanduk dibentangkan mahasiswa. Sejumlah persoalan yang disampaikan antara lain KKN reguler, kebijakan MBKM, mekanisme pengambilan kebijakan, kesesuaian bidang dosen, UKT, nomenklatur Psikologi Islam hingga persoalan masuknya aparat penegak hukum (APH) ke lingkungan kampus. Mereka juga sempat menggelar aksi teaterikal.

Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Pro Demokrasi Langsung menyampaikan, kritik tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kemajuan UIN Salatiga. Mereka berharap berbagai persoalan yang dirasakan mahasiswa mendapat perhatian dan evaluasi dari pihak universitas.

Aspirasi mahasiswa kemudian diterima langsung jajaran pimpinan UIN Salatiga. Wakil Rektor I Prof Miftahuddin dan Wakil Rektor II Prof Suwardi hadir menemui massa.

Sejumlah pimpinan fakultas juga turut hadir, di antaranya Dekan FTIK Prof Rasimin dan Dekan Fakultas Dakwah Prof Adang.

Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pihak kampus. Berbagai persoalan yang disorot mahasiswa dapat dibahas dalam forum terbuka.

Pihak universitas pun mendapat masukan langsung dari mahasiswa mengenai kebijakan dan kondisi yang mereka rasakan selama menjalani perkuliahan.

Aksi berlangsung sebagai bagian dari dinamika kehidupan kampus. Penyampaian aspirasi tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi sekaligus mendorong komunikasi yang lebih terbuka antara mahasiswa dan pimpinan UIN Salatiga.

Dengan adanya ruang dialog tersebut, aspirasi mahasiswa tidak berhenti sebagai kritik, tetapi dapat menjadi masukan untuk mendorong perbaikan dan kemajuan kampus ke depan.

Editor : Baskoro Septiadi
aspirasi mahasiswa UIN Salatiga aksi mahasiswa