Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Inovasi Tak Lagi di Laboratorium, UKSW Dorong Produk Siap Pasar

Dhinar Sasongko • Minggu, 12 April 2026 | 10:26 WIB
Inovasi Tak Lagi di Laboratorium, UKSW Dorong Produk Siap Pasar
Inovasi Tak Lagi di Laboratorium, UKSW Dorong Produk Siap Pasar

 

RADARSEMARANG.ID, Salatiga — Universitas Kristen Satya Wacana tak ingin inovasi berhenti di ruang laboratorium. Lewat Innovation Corner Experience dalam Media Gathering, Kamis (9/4), kampus ini menegaskan arah barunya: hilirisasi riset menjadi produk nyata yang siap menjawab kebutuhan pasar.

Bertempat di Grha Nusantara, Kampus Jalan Kartini, puluhan karya lintas fakultas dipamerkan.

Mulai dari Mikoo: Mushroom Grow Kit, minuman herbal jahe lemon, sabun ramah lingkungan, lip balm berbasis skualena, hingga es krim probiotik dan perangkat teknologi berbasis Internet of Things (IoT).

Baca Juga: Permendikdasmen Nomor 10 Tahun 2026 Terbit, Perubahan Tunjangan Profesi, Tunjangan Khusus dan Tambahan Penghasilan Tamsil Guru 

Rektor UKSW, Prof Intiyas Utami, menegaskan bahwa inovasi tidak boleh berhenti pada publikasi ilmiah.

“Kami dorong agar riset benar-benar berdampak dan bisa bersaing, baik di tingkat nasional maupun global,” tegasnya.

Menurutnya, mahasiswa kini tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap kebutuhan industri.

Karena itu, UKSW mendorong keterlibatan mahasiswa dalam program internasional, short course, hingga kompetisi global.

Tak berhenti di situ, UKSW juga menyiapkan berbagai expo inovasi sebagai panggung komersialisasi produk.

 Media pun dilibatkan sebagai mitra strategis untuk memperluas gaung inovasi kampus.

 “Pendekatan kami humanis. Teknologi harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” imbuh Intiyas.

Baca Juga: IPK 2 Koma Bisa Daftar CPNS 2026? Ini Bocoran Peluang dan Syaratnya

Sorotan utama dalam pameran datang dari Smart IoT Kit besutan Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer.

Produk ini dirancang sebagai perangkat pembelajaran bagi siswa SMA/SMK, lengkap dengan digital ruler berbasis ESP32, sensor ultrasonik, hingga sistem pengiriman data real-time berbasis MQTT.

Tak hanya itu, mahasiswa juga menghadirkan SpiderBot, robot berbentuk laba-laba yang bisa dikendalikan melalui ponsel pintar.

Satu paket pembelajaran bahkan mencakup smart plug untuk mengontrol perangkat elektronik rumah tangga jarak jauh.

“Ini bukan sekadar alat, tapi ekosistem belajar IoT dan robotika,” jelas Rayhan Adika Roja, mahasiswa pengembang.

Di sektor pangan, inovasi tak kalah menarik. Sourdough sandwich bread produksi Fakultas Ilmu Kesehatan menjadi primadona.

Roti fermentasi alami ini mengandung probiotik yang baik untuk kesehatan pencernaan, sekaligus menawarkan cita rasa autentik.

Baca Juga: Kalender Mei 2026 Lengkap: Cek Cuti Bersama Idul adha 1447 H dan Hari Raya Waisak 2570 BE Packing Liburan Wisata

“Fermentasi alami 7–8 jam membuat teksturnya lebih kenyal dan rasanya khas,” ujar Agnes Rouli Situmorang dari tim inkubator bisnis.

Sementara itu, Fakultas Biologi menghadirkan YoKe (Yoghurt Kefir Ice Cream), es krim rendah gula berbasis probiotik.

Produk ini memadukan yoghurt dan kefir, menggunakan pemanis alami seperti stevia dan madu, tanpa bahan pengawet.

“Ini alternatif es krim sehat yang tetap enak,” kata Ian Yunisa Putri Adabil, mahasiswa pengembang. Sejak dikembangkan pada 2023, YoKe kini masuk program kewirausahaan kampus dan terus dipersiapkan menuju skala bisnis.

Langkah UKSW ini mempertegas pergeseran peran kampus: dari sekadar pusat pendidikan menjadi motor inovasi berbasis solusi.

Dengan mengaitkan riset, kewirausahaan, dan kebutuhan masyarakat, kampus ini membidik posisi strategis dalam ekosistem ekonomi kreatif.

Melalui pendekatan tersebut, UKSW tidak hanya membangun lulusan, tetapi juga menciptakan produk, peluang usaha, dan dampak nyata. Inovasi, bagi UKSW, bukan lagi wacana, melainkan jawaban.(sas)

Editor : Baskoro Septiadi
#UKSW Salatiga