Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Perkuat Perencanaan Pengadaan, Bagian PBJ Setda Gelar Desk RUP 2026

Dhinar Sasongko • Selasa, 10 Maret 2026 | 10:28 WIB

Perkuat Perencanaan Pengadaan, Bagian PBJ Setda Gelar Desk RUP 2026
Perkuat Perencanaan Pengadaan, Bagian PBJ Setda Gelar Desk RUP 2026

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA — Pemerintah Kota Salatiga terus memperkuat perencanaan pengadaan barang dan jasa melalui kegiatan Desk Rencana Umum Pengadaan (RUP) Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan ini digelar pada Senin, 9 Maret 2026 di Ruang Rapat Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Kota Salatiga.

Desk RUP menjadi forum strategis untuk mengoptimalkan proses pengadaan sejak tahap perencanaan agar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kegiatan ini diikuti oleh Admin RUP dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan unit kerja di lingkungan Pemerintah Kota Salatiga, dengan pendampingan tim dari Bagian PBJ Setda.

Kepala Bagian PBJ Setda Kota Salatiga, Juniruspinuddin, S.T., M.T., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tahap final dari rangkaian kegiatan sebelumnya.

Sebelumnya, Pemkot Salatiga telah menggelar evaluasi pengadaan Tahun Anggaran 2025, persiapan kegiatan pengadaan Tahun Anggaran 2026, hingga pembahasan kebijakan dan teknis pengisian RUP dengan menghadirkan narasumber dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Ia menegaskan bahwa perencanaan merupakan tahapan penting dalam pengadaan barang dan jasa.

Menurutnya, pengadaan tidak hanya sebatas memilih penyedia, tetapi mencakup seluruh proses mulai dari perencanaan hingga serah terima hasil pekerjaan.

Melalui kegiatan ini, OPD didampingi untuk memaksimalkan pengisian RUP pada aplikasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP), termasuk ketepatan pemaketan pengadaan, prioritas penggunaan produk dalam negeri, pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Koperasi (UMKK), penggunaan metode e-purchasing, serta konsolidasi pengadaan.

Juniruspinuddin berharap capaian tersebut dapat meningkat dibanding tahun sebelumnya sebagaimana amanat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain peningkatan kuantitas, kualitas perencanaan juga menjadi fokus agar pengadaan barang dan jasa dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Kegiatan ini juga mendapat perhatian dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Muh. Sidqon Effendi, S.SIT., M.T.

Ia menegaskan pentingnya penyusunan jadwal kegiatan sejak dini agar pelaksanaan pengadaan dapat segera dilakukan dan mendorong percepatan perputaran ekonomi daerah.

Salah satu peserta desk, Dika dari salah satu OPD, mengaku kegiatan ini sangat membantu, terutama dalam memahami pemaketan pengadaan serta menentukan metode pengadaan yang tepat.

Melalui perencanaan pengadaan yang matang, Pemerintah Kota Salatiga berharap proses pengadaan barang dan jasa dapat berjalan lebih efektif, efisien, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.(sas)

Editor : Tasropi
#Sekretariat Daerah #OPD