Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Gubernur Ahmad Luthfi Salurkan Rp5,25 Miliar Bantuan Produktif BAZNAS, Dorong Penurunan Kemiskinan di Jawa Tengah

Dhinar Sasongko • Rabu, 25 Februari 2026 | 10:21 WIB

Penyerahan bantuan produktif dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah kepada Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., di Grand Ballroom Hotel.
Penyerahan bantuan produktif dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah kepada Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., di Grand Ballroom Hotel.

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., menegaskan komitmennya mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penguatan ekonomi mikro berbasis zakat.

Hal itu disampaikan saat penyerahan bantuan produktif dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah di Grand Ballroom Hotel Wahid Prime, Salatiga, Selasa (24/02/2026).

Dalam agenda tersebut, Kota Salatiga bersama Semarang, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Boyolali menerima bantuan yang diserahkan secara simbolis oleh Gubernur, didampingi Wali Kota Salatiga serta Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah.

Ahmad Luthfi menegaskan, pembangunan daerah harus diawali dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Membangun Provinsi Jawa Tengah pada ujungnya adalah mereduksi angka kemiskinan dengan cara menyejahterakan masyarakat. Yang utama adalah kecukupan sandang, pangan, dan papan. Bantuan ini merupakan stimulus dari Baznas untuk mengangkat ekonomi mikro di wilayah kita,” ujarnya.

Ia memaparkan, angka kemiskinan Jawa Tengah berhasil ditekan dari 9,58 persen menjadi 9,3 persen.

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah mencapai 5,37 persen, melampaui rata-rata nasional.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh pemangku kepentingan.

Dalam kesempatan itu, Baznas Jawa Tengah menyalurkan bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 750 unit.

Selain itu, bantuan modal usaha produktif senilai total Rp5.250.000.000 diberikan kepada 1.750 pelaku usaha mikro dan kecil (UMK).

Tak hanya itu, turut disalurkan Paket King Salman Baznas RI berupa paket sembako kepada perwakilan penyuluh agama sebagai bagian dari penguatan ketahanan sosial masyarakat.

Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Darodji, mengingatkan para penerima manfaat (mustahik) agar memanfaatkan bantuan dengan sungguh-sungguh.

“Kita perlu berterima kasih kepada para muzaki. Tanpa mereka, bantuan hari ini tidak akan ada. Setiap empat bulan, para pedagang akan kami undang untuk melaporkan perkembangan usaha dalam pendampingan UMK ini,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, menilai program pemberdayaan berbasis zakat menjadi bagian penting dari ekosistem kesejahteraan sosial daerah.

“Kegiatan ini menguatkan peran zakat sebagai instrumen pembangunan sosial ekonomi dan mendukung percepatan pengentasan kemiskinan secara kolaboratif. Kami berkomitmen memperluas sinergi bersama Pemerintah Provinsi dan lembaga zakat untuk menguatkan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah,” katanya.

Penyaluran bantuan produktif ini diharapkan tidak hanya menjadi dukungan jangka pendek, tetapi juga menjadi pijakan awal tumbuhnya kemandirian ekonomi masyarakat.

Dengan pendekatan kolaboratif antara pemerintah daerah dan Baznas, Pemprov Jawa Tengah optimistis angka kemiskinan dapat terus ditekan dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat secara berkelanjutan.(sas)

Editor : Tasropi
#Gubernur Jawa Tengah #BAZNAS #Robby Hernawan #Ahmad Luthfi