RADARSEMARANG.ID, Salatiga — Kabar membanggakan datang dari Unit Kegiatan Mahasiswa Seni Musik Club (SMC) UIN Salatiga.
Tim paduan suara kebanggaan kampus ini sukses menyabet Gold Medal dalam ajang Karangturi International Choir Festival (KICF) 2025) yang berlangsung 12–15 November 2025 di Liem Liang Peng Theater, Karangturi School.
SMC tampil pada Jumat (14/11/2025) pukul 18.30 dalam kategori Folklore Competition. Mereka membawakan dua lagu daerah Indonesia, Anging Mamiri dan Cikala le Pong Pong.
Di bawah arahan konduktor Ahmat Razaq, penampilan SMC benar-benar mencuri perhatian.
Harmoni vokal yang padu, ekspresi yang total, dan koreografi penuh energi membuat banyak penonton terbawa suasana—bahkan tak sedikit yang mengaku merinding.
Kompetisi ini sendiri diikuti 25 peserta dengan dewan juri berisi 8 pakar internasional. Di tengah persaingan yang ketat, SMC tampil percaya diri dan berhasil membawa pulang medali emas. Prestasi ini menjadi lonjakan besar bagi SMC, mengingat pada 2020 mereka masih meraih Silver Medal.
Pembina SMC, Setiorini Rahma Safitri, M.Pd, mengaku sangat bangga dengan capaian tahun ini. Ia mengatakan bahwa latihan intensif telah dilakukan lebih dari tiga bulan.
“Dari awal teman-teman SMC memang punya tekad kuat untuk meraih Gold Medal. Latihannya serius dan konsisten. Selain menambah pengalaman, ajang seperti ini penting untuk meningkatkan kemampuan anggota,” jelasnya.
Ketua Umum SMC, Nafis Surya Bayu Aji, juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan banyak pihak. Menurutnya, prestasi ini merupakan hasil kerja keras bersama.
“Terima kasih untuk pembina, pelatih, alumni, dan seluruh civitas UIN Salatiga. Dukungan mereka benar-benar berarti dan memberi semangat besar bagi kami,” ungkapnya.
Rektor UIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin, juga memberikan apresiasi penuh terhadap prestasi tersebut.
Ia menyebut kemenangan SMC sebagai bukti bahwa mahasiswa UIN Salatiga mampu bersaing dan bersinar di tingkat internasional.
“Ini prestasi yang sangat membanggakan. SMC telah membawa nama baik kampus ke panggung dunia. Kami tentu akan terus mendukung kegiatan seni dan kreativitas mahasiswa, karena inilah bagian dari keunggulan UIN Salatiga,” ujarnya.
Lebih dari sekadar medali, pencapaian ini menjadi bukti bahwa semangat, kerja keras, dan kreativitas mahasiswa UIN Salatiga mampu menghasilkan sesuatu yang besar.
SMC tidak hanya membawa pulang Gold Medal, tetapi juga membawa pulang kebanggaan untuk seluruh kampus dan masyarakat Salatiga.(sas)
Editor : Baskoro Septiadi