Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Pemkot Bilang Begini Soal Insiden Keracunan MBG di MAN Salatiga

Dhinar Sasongko • Rabu, 24 September 2025 | 01:55 WIB
Tim DKK saat melakukan penelusuran ke MAN Salatiga.
Tim DKK saat melakukan penelusuran ke MAN Salatiga.

RADARSEMARANG.ID, Salatiga - Pemerintah Kota Salatiga melalui DKK menanggapi laporan dan pemberitaan yang beredar mengenai kasus dugaan keracunan makanan yang dialami oleh siswa di MAN Kota Salatiga.

Pemkot mengaku prihatin dan menegaskan komitmen kuat untuk menjamin kesehatan dan keselamatan seluruh pelajar di kota ini.

Insiden yang terjadi pada Senin, 22 September 2025, dengan 7 siswa yang mengalami gejala mual dan muntah.

Pemerintah Kota Salatiga melalui Dinas Kesehatan Kota Salatiga telah melakukan sejumlah upaya penanganan dan klarifikasi.

Dinas Kesehatan Kota Salatiga membenarkan bahwa kejadian ini terjadi di MAN Kota Salatiga.

Dari 7 orang siswa yg mengalami gejala seperti mual dan muntah, dua siswa sempat menjalani pemeriksaan di klinik.

Dan laporan terkini per hari ini Selasa, 23 September 2025 menunjukkan 6 siswa telah kembali aktif bersekolah, sementara 1 siswa masih menjalani masa pemulihan di rumah.

Berdasarkan keterangan dari Kepala Tata Usaha (TU) atau PIC MBG MAN Kota Salatiga, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyuplai menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada saat kejadian, yang berupa spageti dan susu kemasan, berasal dari SPPG Ngreco Tuntang, Kabupaten Semarang.

Sebagai respons cepat, Tim Gerak Cepat (TGC) Puskesmas dari Dinas Kesehatan Kota Salatiga telah melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) dan penyuluhan di MAN Kota Salatiga.

Upaya ini termasuk edukasi kepada pihak sekolah mengenai alur pelaporan dan tata cara penyimpanan sampel makanan untuk pemeriksaan laboratorium.

Dinas Kesehatan Kota Salatiga juga secara rutin telah melakukan berbagai upaya preventif bagi seluruh SPPG di wilayah Salatiga, seperti Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi penjamah makanan, pendampingan untuk memastikan standar Laik Higiene Sanitasi, serta pemeriksaan sampel kualitas dan keamanan pangan.

"Kami memahami harapan pihak sekolah agar adanya prosedur operasional standar atau SOP yang lebih jelas dari SPPG, termasuk pengecekan keamanan makanan saat tiba di sekolah. Hal ini menjadi catatan penting yang akan ditindaklanjuti dalam koordinasi dengan pihak-pihak terkait," jelas DKK melalui rilis yang dikirimkan prokompin Salatiga. 

Pemerintah Kota Salatiga akan terus berkoordinasi dengan instansi yang berwenang, termasuk dengan pemasok dari luar kota, untuk melakukan investigasi menyeluruh dan memastikan penanganan kasus ini berjalan dengan baik. 

Pemerintah Kota Salatiga berkomitmen untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna mencegah kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.(sas)

Editor : Baskoro Septiadi
#MAN #Mbg #Makan Bergizi Gratis #salatiga #DKK