Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Gubernur Jateng Apresiasi Penerima Jawa Pos Radar Semarang Award, Prof. Rasimin sebagai Pendidik Inspiratif Era Digital

Dhinar Sasongko • Senin, 22 September 2025 | 19:17 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberikan apresiasi kepada penerima Jawa Pos Radar Semarang award. Termasuk diantaranya adalah Prof. Dr. Rasimin, M.Pd, Dekan FTIK UIN Salatiga.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberikan apresiasi kepada penerima Jawa Pos Radar Semarang award. Termasuk diantaranya adalah Prof. Dr. Rasimin, M.Pd, Dekan FTIK UIN Salatiga.

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberikan apresiasi kepada penerima Jawa Pos Radar Semarang award.

Termasuk diantaranya adalah Prof. Dr. Rasimin, M.Pd yang meraih penghargaan sebagai Pendidik Inspiratif Era Digital pada Malam Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2025.

Capaian Dekan FTIK UIN Salatiga itu menjadi bukti bahwa Jawa Tengah memiliki pendidik visioner yang mampu menjawab tantangan zaman.

"Selamat," ujar Gubernur kepada Prof Rasimin saat bertemu usai acara.

Prof. Rasimin berhasil menunjukkan bagaimana teknologi dapat berjalan seiring dengan pembentukan karakter.

Sosok beliau memberi harapan lahirnya generasi guru yang kreatif, berintegritas, dan siap membawa Jawa Tengah ke panggung global.

Ajang penghargaan ini digelar meriah dengan kehadiran tokoh lintas bidang, mulai dari kepala daerah, akademisi, pengusaha, hingga aktivis sosial.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Luthfi juga menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk memperkuat dukungan terhadap inovasi para pendidik.

Prof. Rasimin menegaskan, tantangan pendidikan di era digital tidak cukup dihadapi dengan keterampilan teknologi semata.

“Guru masa depan harus menguasai algoritma sekaligus menyalakan nurani. Mereka harus melek digital, tetapi juga teguh menjaga nilai, iman, dan kebijaksanaan. Jika hanya cakap teknologi tanpa karakter, pendidikan akan kehilangan arah,” tegasnya.

Ia menambahkan, penghargaan ini menjadi cambuk untuk terus melahirkan calon guru yang siap menghadapi arus globalisasi dengan kepala jernih dan hati kuat.

“Saya dedikasikan apresiasi ini bagi seluruh keluarga besar FTIK UIN Salatiga, kolega, mahasiswa, dan semua pihak yang ikut berjuang. Pendidikan adalah kerja kolektif, bukan panggung individu,” tandasnya.

Malam anugerah kemudian ditutup dengan gala dinner dan hiburan dari Armor Band, yang menghadirkan suasana hangat sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi lintas sektor di Jawa Tengah.(sas)

Editor : Tasropi
#Rasimin #UIN Salatiga #Ahmad Luthfi