Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Prof. Rasimin Dinobatkan sebagai Pendidik Inspiratif Era Digital di Malam Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2025

Dhinar Sasongko • Sabtu, 20 September 2025 | 14:57 WIB
Prof. Rasimin Dinobatkan sebagai Pendidik Inspiratif Era Digital di Malam Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2025
Prof. Rasimin Dinobatkan sebagai Pendidik Inspiratif Era Digital di Malam Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2025

RADARSEMARANG.ID, Salatiga - Prof. Dr. Rasimin, M.Pd, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Salatiga, meraih penghargaan sebagai Pendidik Inspiratif Era Digital pada Malam Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2025. Acara prestisius itu digelar di Cendana Ballroom Gets Hotel Semarang, Jumat (19/9), dengan nuansa meriah sekaligus penuh kehangatan.

Penghargaan yang diterima Prof. Rasimin menjadi salah satu sorotan utama pada malam apresiasi tahunan yang dihadiri ratusan tokoh lintas bidang.

Para kepala daerah, pimpinan perguruan tinggi, pengusaha, akademisi, hingga aktivis sosial hadir untuk memberikan penghormatan kepada figur-figur yang dinilai berkontribusi nyata bagi kemajuan Jawa Tengah.

Direktur Jawa Pos Radar Semarang, Baehaqi, menjelaskan bahwa penghargaan diberikan kepada Prof. Rasimin atas kiprahnya dalam mendorong transformasi pendidikan di era digital.

Menurutnya, selama dua tahun terakhir, Prof. Rasimin berhasil membawa perubahan signifikan di FTIK UIN Salatiga dengan melahirkan calon guru yang unggul secara akademik, berdaya saing, berkarakter Islami, dan nasionalis.

“Beliau mampu menyiapkan calon guru yang mumpuni, membekali dengan literasi digital, kreativitas, serta komitmen kuat pada nilai keislaman dan keindonesiaan. Lompatan itu yang membuat beliau pantas mendapat apresiasi,” ujar Baehaqi.

Salah satu inovasi yang mendapat apresiasi luas adalah optimalisasi Program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Program ini berhasil melahirkan calon pendidik yang memadukan kemampuan pedagogi, penguasaan teknologi, dan kekuatan karakter.

Hal ini dinilai relevan dengan tantangan Revolusi Industri 4.0 dan era digital yang menuntut guru mengajar sekaligus membimbing dengan nilai dan keteladanan.

Kepada awak media, Prof. Rasimin menyampaikan pandangannya bahwa teknologi hanyalah instrumen dalam pendidikan, bukan tujuan akhir.

“Bagi saya, pendidikan adalah proses memanusiakan manusia. Yang paling penting adalah menanamkan nilai, membangun karakter, dan menghidupkan kesadaran kritis pada mahasiswa maupun peserta didik,” ungkapnya.

Ia menambahkan, penghargaan ini bukanlah puncak karier, melainkan pengingat bahwa tanggung jawab seorang pendidik semakin besar.

“Tugas kita adalah melahirkan calon guru yang menguasai algoritma teknologi sekaligus menyalakan api kebijaksanaan, keimanan, dan keindonesiaan di tengah derasnya arus globalisasi,” ujarnya. 

Prof. Rasimin juga mendedikasikan penghargaan ini kepada keluarga besar FTIK UIN Salatiga, para kolega, mahasiswa, serta seluruh pihak yang selama ini turut berjuang bersama.

Ia menyebut keberhasilan pendidikan lahir dari kerja kolektif yang berkesinambungan, bukan dari satu orang semata.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Lutfi memberikan apresiasi. “Penghargaan yang diraih Prof. Dr. Rasimin, M.Pd sebagai Pendidik Inspiratif Era Digital merupakan kebanggaan bagi UIN Salatiga dan inspirasi bagi pendidikan di Jawa Tengah. Kita membutuhkan pendidik yang menguasai teknologi, menanamkan nilai, membangun karakter, serta menumbuhkan kebijaksanaan bagi generasi penerus bangsa,” ucapnya.

Ia berpendapat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen mendukung inovasi dan terobosan dari para pendidik agar anak-anak tumbuh menjadi generasi cerdas, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat global.

“Semoga penghargaan ini menjadi pemantik semangat untuk terus berkarya, mengabdi, dan membawa Jawa Tengah semakin maju,” imbuhnya.

Malam penghargaan ini ditutup dengan gala dinner dan hiburan dari Armor Band. Sorot lampu panggung, lantunan musik, serta hangatnya interaksi para tokoh membuat suasana begitu berkesan.

Banyak hadirin yang memanfaatkan momen tersebut untuk menjalin komunikasi, memperluas kerja sama, sekaligus memperkuat jejaring lintas sektor.

Bagi Jawa Pos Radar Semarang, ajang ini menjadi tradisi tahunan untuk meneguhkan komitmen menghadirkan ruang apresiasi. Dari forum ini, diharapkan lahir kolaborasi berkelanjutan yang mampu mendorong Jawa Tengah semakin optimistis menatap masa depan, baik dalam bidang pendidikan, pemerintahan, maupun pembangunan sosial ekonomi.

Editor : Baskoro Septiadi
#Rasimin #UIN Salatiga