Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Despar International Day 2025, Satu Langkah Kelilingi Lima Negara di UKSW Salatiga

Dhinar Sasongko • Minggu, 1 Juni 2025 | 21:01 WIB
Photo
Photo

RADARSEMARANG.ID, Salatiga - Student Center Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) berubah menjadi panggung budaya dunia, dalam pameran budaya bertajuk “Destinasi Pariwisata (Despar) UKSW International Day 2025” yang diselenggarakan oleh Program Studi Destinasi Pariwisata Fakultas Interdisiplin (FId) ini, para pengunjung seolah diajak untuk merasakan pengalaman keliling dunia.

Jajaran booth dari lima negara yakni Korea, China, Costa Rica, Inggris, Jepang, hingga Perancis dilengkapi dengan dekorasi tematik dan hiasan khas unik, berhasil menyulap area Student Center UKSW menjadi tempat penuh atmosfer semarak dan kekayaan budaya global.

Kelima booth negara tersebut menampilkan kekhasan budayanya masing-masing mulai dari makanan khas, pakaian dan permainan tradisional, pertunjukan seni, hingga berbagai aktivitas interaktif lainnya seperti games dan belajar bahasa.

Acara semakin istimewa dengan menghadirkan volunteer asli dari kelima negara tersebut untuk memperkenalkan budaya mereka. 

Berlangsung sejak pagi hingga sore, para pengunjung baik dari civitas academica UKSW bahkan ratusan siswa dari Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Salatiga dan sekitarnya terlihat antusias memadati area.

Langkah pertama membawa mereka menuju ke booth Korea yang menyuguhkan makanan khas seperti topokki dan col-pop.

Stan ini juga menampilkan permainan tradisional berupa tuho, gasing, dan jegichagi. Tak hanya itu, mereka juga diajarkan untuk menuliskan nama menggunakan huruf Korea. 

Bergerak ke sisi kanan, pengunjung disambut dengan aroma rempah-rempah dan teh yang memikat dari booth China. Selain itu, mereka juga diajarkan untuk membuat simpul China yang indah.

Memasuki area Costa Rica-Inggris, suasana seketika berubah menjadi semarak dengan penampilan tarian Punto Guanacasteco, di lengkapi dengan hidangan Arroz Con Leche, makanan manis khas Costa Rica. 

Bergeser ke booth Jepang, para pengunjung diajak untuk belajar menulis dan mengucapkan bahasa Jepang serta menikmati sushi.

Tak berhenti sampai di situ, nuansa elegan langsung terasa ketika mengunjungi booth negara Prancis yang dihiasi dekorasi ikonik menara Eiffel mini, seakan pengunjung berada di jantung Paris. 

Ketika di jumpai di sela acara, Ketua Prodi Despar Rini Kartika Hudiono, S.Pd., M.A., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan perwujudan untuk mengekspresikan kreativitas mahasiswa melalui pertunjukan seni dan booth budaya.

“Kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk memberikan warna internasionalisasi yang selaras dengan tagline Despar Goes to Global. Tujuan dari acara ini adalah untuk memberikan exposure tentang dunia global dan internasional kepada mahasiswa,” katanya. 

Tahun ini, lanjutnya, berbeda dari tahun sebelumnya karena kali ini melibatkan lima negara yang menghadirkan momen inspiratif sekaligus menyatukan berbagai ekspresi budaya dari berbagai belahan dunia dalam suasana inklusif, meriah, dan edukatif. 

Tak ketinggalan, Pelaksana Tugas (Plt) Dekan FId Priyo Hari Adi, Ph.D., juga turut mengunjungi setiap booth dari kelima negara tersebut. “Saya bangga dengan kegiatan internasional ini karena bisa menjadi jembatan untuk menjalin hubungan dengan berbagai negara,” ungkap Priyo Hari Adi yang juga merupakan Wakil Rektor Bidang Keuangan, Infrastruktur, dan Perencanaan (WR KIP) UKSW. (sas/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#UKSW Salatiga