Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Momentum Hari Pahlawan, Dekan FTIK UIN Salatiga Ajak Mahasiswa Tadris IPA Jadi Pahlawan Akademik

Dhinar Sasongko • Senin, 11 November 2024 | 19:24 WIB
Sambutan Dekan FTIK UIN Salatiga, Prof. Dr. Rasimin, M.Pd., dalam Seminar Karya Tulis Ilmiah yang diselenggarakan oleh HMPS Tadris IPA FTIK UIN Salatiga.
Sambutan Dekan FTIK UIN Salatiga, Prof. Dr. Rasimin, M.Pd., dalam Seminar Karya Tulis Ilmiah yang diselenggarakan oleh HMPS Tadris IPA FTIK UIN Salatiga.

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA - Peringatan Hari Pahlawan kali ini sarat akan esensi mendalam.

Jika sebelumnya kita mengidentikkan pahlawan dengan sosok pejuang di medan laga, kini konsep pahlawan dapat terwujud dalam berbagai rupa, termasuk di ranah akademik.

Dekan FTIK UIN Salatiga, Prof. Dr. Rasimin, M.Pd., menyampaikan hal tersebut dalam Seminar Karya Tulis Ilmiah yang diselenggarakan oleh HMPS Tadris IPA FTIK UIN Salatiga.

Seminar bertajuk "Mewujudkan Mahasiswa Kreatif dan Inspiratif Berketerampilan Menulis Karya Tulis Ilmiah" tersebut berlangsung pada Senin (11/11/2024) di Lantai Tiga Gedung KH Ahmad Dahlan, FTIK UIN Salatiga.

Prof. Rasimin menyatakan, “Di era sekarang, pahlawan bisa hadir dalam sosok cendekiawan yang tajam pemikirannya. Salah satu indikatornya adalah keterampilan menulis, termasuk dalam bentuk karya tulis ilmiah. Saya yakin, di forum ini terdapat mahasiswa yang kelak menjadi pahlawan akademik bagi bangsa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan, “Karya tulis ilmiah bukan sekadar sarana penyampaian informasi, melainkan bentuk kontribusi dalam membangun body of knowledge. Ilmu pengetahuan adalah tiang penyangga peradaban. Mari kita bersemangat berkarya demi terbentuknya tamadun yang memadukan aspek saintifik dan teologis Islam.”

Sementara itu, Ketua Program Studi Tadris IPA, Dr. Peni Susapti, M.Si., menjelaskan bahwa seminar tersebut dirancang sebagai pemantik semangat bagi mahasiswa Tadris IPA agar berani menulis dan berkreasi.

Harapannya, mahasiswa memiliki dasar dalam penulisan Karya Tulis Ilmiah sebagai bekal menyusun skripsi di akhir studi mereka.

“Kegiatan semacam ini menjadi modal berharga bagi mahasiswa yang ingin menulis artikel untuk diterbitkan di jurnal Sinta 2. Jika berhasil, mahasiswa bahkan bisa lulus tanpa harus menyusun skripsi yang tebal. Meski demikian, kebijakan tersebut masih dalam tahap pembahasan oleh pimpinan,” tuturnya.

Seminar tersebut menghadirkan Dr. Khusna Widya H., M.Si., dosen Tadris IPA UIN Salatiga, sebagai narasumber, dengan moderator Isnadiah Nur Aini, pengurus HMPS Tadris IPA 2024.

Dr. Khusna mengungkapkan bahwa perumusan masalah yang tepat adalah kunci utama dalam menulis Karya Tulis Ilmiah (KTI).

Menurut narasumber, perumusan masalah merupakan fondasi dalam setiap penelitian.

Tanpa rumusan yang jelas, penelitian berpotensi kehilangan arah dan tujuan.

Dr. Khusna juga berbagi strategi praktis, seperti menggali celah di literatur, mendalami konteks permasalahan, dan memilih topik yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan terkini.

Dalam sesi tersebut, peserta diajak untuk aktif berdiskusi dan berlatih merumuskan masalah penelitian secara langsung.

Tujuannya agar mahasiswa tidak hanya memahami konsep teoritis, namun juga mampu menerapkannya dalam karya ilmiah mereka sendiri.

Melalui pendekatan tersebut, diharapkan mahasiswa Tadris IPA dapat menghasilkan karya tulis ilmiah yang berkualitas dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia akademik dan masyarakat.(sas)

Editor : Tasropi
#UIN Salatiga #karya tulis ilmiah #Program Studi