Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kepala Dinas Pendidikan Persilahkan Sekolah Lain Tiru Study Tour SD Muhammadiyah Plus Salatiga, Tapi Harus Penuhi Syarat Ini

Dhinar Sasongko • Kamis, 9 Mei 2024 | 03:09 WIB
Istimewa.
Istimewa.

RADARSEMARANG.ID, Salatiga - Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga Nunuk Dartini Mempersilahkan sekolah lain jika ingin meniru kegiatan field trip atau study tour SD Muhammadiyah plus Salatiga.

Kegiatan dengan menggunakan moda transportasi pesawat terbang dan kereta api.

"Ya kalau sekolah lain mau meniru, silahkan saja. Karena banyak pengalaman yang akan dirasakan oleh anak anak," jelas Nunuk Dartini.

Termasuk jika sekolah negeri ingin mengaplikasikannya.

Ia juga menampik ada tudingan jika kegiatan tersebut membuat anak anak akan menjadi hedonis.

Nunuk menyebut jika ini lebih ke pembelajaran dalam perjalanan. Karena banyak nilai edukasinya dalam kegiatan tersebut.

Namun Nunuk mengingatkan, izin melakukan kegiatan serupa ada catatan khususnya.

Yakni merupakan kesepakatan bersama semua pihak terkait dan tidak memberatkan orang tua siswa.

"Silahkan, tetapi harus merupakan kesepakatan dan tidak memberatkan," tegas dia.

Banyak warga net yang pro dan kontra dengan kabar fieldtrip oleh SD Muhammadiyah plus Salatiga belum lama ini.

Pasalnya, moda transportasi yang digunakan para siswa ke Jakarta adalah naik pesawat dan kereta api sehingga tidak sedikit yang memberikan tudingan negatif.

Kepala Sekolah Dwi Wuryandari membantah semua tudingan negatif yang di lontarkan warga net.

Mulai dari tudingan budaya hedonis hingga tidak adanya manfaat dalam kegiatan ini.

Bahkan ada yang menyoroti membooking pesawat untuk ke Jakarta.

Baca Juga: Selain SD yang Viral Study Tour Naik Pesawat, SMP Muhammadiyah Plus Salatiga Juga Rutin Field Trip Internasional, Pesertanya Bertambah Tiap Tahun

"Kegiatan field trip ini sudah berlangsung mulai 2011 lalu. Dan tidak tahu mengapa baru tahun ini viral di medsos," tutur Dwi Wuryandari didampingi Wiwik Widyastuti, waka kesiswaan.

Ia menjelaskan jika kegiatan ini mengajarkan kemandirian dan kedisiplinan.

Bisa memenuhi kebutuhannya selama perjalanan termasuk menjaga tiket dan keperluan lainnya. Kemudian kedisiplinan dalam beribadah tepat waktu.

Field trip tahun ini diikuti 184 siswa kelas V. Kegiatan ini bersifat wajib dan sudah diberitahu sejak masuk sekolah kelas 1. Biaya yang diperlukan dalam field trip yakni kisaran Rp 3 juta.

"Karena sudah diinformasikan sejak awal, maka wali murid bisa menabung. Boleh di koperasi sekolah atau di luar sekolah," jelasnya.

Giat ini merupakan perjalanan yang sarat dengan pembelajaran. Diantaranya pengenalan alat transportasi darat dan udara.

Para siswa juga diajak ke DPR/MPR guna beraudiensi. Kemudian ke perpustakaan juga pemaparan materi empat pilar. (sas/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#field trip #Field Trip Naik Pesawat #study tour naik kereta api #study tour #Kepala Dinas Pendidikan Kota Salatiga Nunuk Dartini #SD Muhammadiyah Plus Salatiga