"Salatiga menjadi kota toleran, maka event Grebeg Ramadan ini juga kami jadikan sarana untuk mewujudkan toleransi tersebut di masyarakat, khususnya di RW 07 Kauman Kidul" tegas Ketua RW 07, Mahmudi.
Kegiatan ini diikuti oleh 50 pelaku ekonomi dari warga setempat. Diramaikan dengan berbagai aktivitas seni dari komunitas.
"Kolaborasi antar warga dan komunitas ini akan berlanjut sampai tanggal 2 Mei 2021," imbuh Budiyono, ketua panitia Grebeg Ramadan. Akan ada berbagai kegiatan seperti pelatihan daur ulang sampah, Tadabur alam untuk anak TPA, festival rebana 5 kampung. “Ada juga Foto Competition dan masih banyak lagi," tandas Budiyono.
Acara dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Valentino T Hariwibowo. Kegiatan ini dilaksanakan mulai 18 April sampai 2 Mei 2021.
"Kegiatan ini seperti dua mata uang, di satu sisi kita harus terus menggerakan ekonomi warga, di sisi lain kita harus tetap menjaga protokol kesehatan," ujar Valentino.
"Protokol kesehatan tetap harus dilaksanakan, dan RW 07 bisa menjadi pilot project untuk pelaksanaan kegiatan yang berbasis masyarakat,” tandasnya. (sas/zal) Editor : Agus AP