Eko Pujiatmoko berpesan agar Pemuda Muhammdiyah terus mengisi ruang-ruang kebangsaan. Kota Salatiga, ujarnya, adalah kota kecil yang sarat prestasi. Misalnya saja kota paling toleran, kota dengan segudang prestasi olahraga, dan berpredikat sebagai kota layak anak.
“Namun yang belum menjadi predikat bagi Kota Salatiga adalah kota layak pemuda. Indikator dari kota layak pemuda minimal ada tiga, yaitu regulasi, anggaran, dan partisipasi pemuda,” jelasnya.
Eko meminta kepada Muttaqin dan Niam Mumtaz selaku sekretaris untuk membantu Pemkot Salatiga dalam meraih predikat Kota Layak Pemuda.
Sementara Wakil Wali Kota Muh Haris mengatakan, ada prasyarat yang harus dimiliki pemuda dalam berkiprah yaitu bener, pinter, kober. “Namun sekarang ditambah lagi koper yang artinya pemuda juga harus memiliki modal dalam berkompetisi diberbagai lembaga yang ada,” imbuh Muh Haris. (sas/zal/bas) Editor : Agus AP