RADARSEMARANG.ID – PSIS Semarang mulai mengalihkan fokus ke laga pekan ketiga Pegadaian Championship 2026/2027. Laskar Mahesa Jenar membawa modal empat poin dari dua pertandingan saat bersiap menghadapi Persiku Kudus, yang tengah berusaha bangkit setelah dihantam PSMS Medan dengan skor telak 0-6.
Pertandingan Persiku Kudus vs PSIS Semarang dijadwalkan berlangsung Minggu, 27 September 2026 pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung, Bantul. Berdasarkan jadwal resmi ILeague, duel tersebut menjadi agenda pekan ketiga bagi kedua tim yang sama-sama membawa misi memperbaiki posisi di awal kompetisi.
PSIS datang dengan catatan belum terkalahkan dalam dua pertandingan. Pada laga pembuka, Laskar Mahesa Jenar berhasil mengalahkan PSPS Pekanbaru dengan skor 2-1. Setelah itu, PSIS membawa pulang satu poin dari markas Semen Padang setelah bermain imbang 1-1 pada 20 September 2026.
Dalam pertandingan tersebut, PSIS sempat tertinggal lebih dahulu setelah Semen Padang mencetak gol melalui Igor Cukovic pada menit kedelapan. Laskar Mahesa Jenar kemudian menunjukkan respons hingga akhirnya mampu menyamakan kedudukan melalui kapten tim Hari Nur Yulianto menjelang pertandingan berakhir. Hasil tersebut membuat PSIS mengoleksi empat poin dari dua laga.
Baca Juga: Marselino Ferdinan Gabung Persija, 5 Hal yang Berubah di Skuad Shin Tae-yong
PSIS Evaluasi Start Lambat
Pelatih PSIS, Widodo Cahyono Putro, mengakui timnya belum mampu tampil maksimal sejak awal pertandingan melawan Semen Padang. Menurutnya, para pemain membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan situasi pertandingan sehingga tim harus bekerja lebih keras untuk memperbaiki respons sejak menit-menit awal.
Evaluasi tersebut menjadi salah satu pekerjaan rumah PSIS sebelum menghadapi Persiku. Widodo berharap para pemainnya bisa tampil lebih siap sejak awal pertandingan sehingga tidak kembali memberikan kesempatan kepada lawan untuk mengambil kendali permainan.
"Kami berharap ke depan para pemain sudah siap sejak menit awal," ungkap Widodo usai laga melawan Semen Padang.
Persiku Berusaha Bangkit
Di sisi lain, Persiku Kudus menghadapi pertandingan dengan situasi berbeda. Laskar Macan Muria baru saja mengalami kekalahan telak 0-6 dari PSMS Medan pada 20 September 2026. Hasil tersebut menjadi pekerjaan rumah besar bagi Persiku sebelum berhadapan dengan PSIS.
Sebelumnya, Persiku mengawali kompetisi dengan hasil imbang 1-1 melawan Adhyaksa FC. Dengan demikian, Persiku baru mengoleksi satu poin dari dua pertandingan dan harus segera melakukan pembenahan jika ingin meraih hasil positif saat menghadapi PSIS.
Duel Persiku kontra PSIS juga menjadi salah satu pertandingan menarik pada pekan ketiga karena mempertemukan dua klub asal Jawa Tengah. Kondisi kedua tim yang berbeda membuat pertandingan diprediksi menjadi kesempatan bagi Persiku untuk bangkit sekaligus ujian bagi PSIS untuk mempertahankan catatan positifnya.
PSIS Berburu Poin Penuh
Bagi PSIS, pertandingan melawan Persiku menjadi kesempatan untuk melanjutkan tren positif sekaligus menambah koleksi poin di awal kompetisi. Empat poin dari dua laga membuat PSIS belum terkalahkan, meski masih ada sejumlah aspek permainan yang perlu dibenahi.
Salah satu perhatian utama adalah respons tim sejak menit awal pertandingan. Melawan Semen Padang, PSIS harus tertinggal lebih dahulu sebelum mampu menyamakan kedudukan pada penghujung laga. Situasi tersebut tentu menjadi bahan evaluasi Widodo agar timnya bisa tampil lebih agresif dan siap sejak awal ketika menghadapi Persiku.
Baca Juga: Jadwal Liga 2 Championship 2026/2027 Grup A Terbaru, Ada Persiku vs PSIS dan 4 Laga Lain
Widodo sebelumnya menegaskan bahwa PSIS datang ke pertandingan melawan Semen Padang dengan target tiga poin. Meski target tersebut belum tercapai, PSIS tetap mampu menghindari kekalahan dan membawa pulang satu poin berkat gol penyama kedudukan Hari Nur Yulianto.
Kini fokus Laskar Mahesa Jenar sepenuhnya beralih ke Persiku Kudus. Pertandingan di Stadion Sultan Agung pada Minggu mendatang akan menjadi ujian berikutnya bagi PSIS untuk membuktikan bahwa evaluasi dari laga sebelumnya bisa diterapkan di lapangan sekaligus membuka peluang menambah poin di pekan ketiga. (sls)
Editor : Baskoro Septiadi