Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Malu di Kandang, PSIS Semarang Dihajar Persiku Kudus 0-4 Pada Laga Perdana Championship

Muhammad Hariyanto • Senin, 15 September 2025 | 04:34 WIB
PSIS harus mengakui keunggulan Persiku di kandang.
PSIS harus mengakui keunggulan Persiku di kandang.

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Stadion Jatidiri Semarang kembali menggema dengan adanya laga PSIS Semarang menghadapi Persiku Kudus, Minggu (14/9/2025) malam.

Namun, pertandingan perdana laga kompetisi Championship 2015/2026 ini, tim Mahesa Jenar menelan kekalahan telak 0-4 dari Macan Muria.

Menit menit awal kick off pertandingan, pertahanan PSIS dikurung serangan Persiku. Namun para pemain Mahesa Jenar terus berupaya keluar dari serangan tersebut.

Menit ke 8 mendapat peluang tendangan bebas diluar sekitaran jarak setengah meter dari batas kotak pinalti. Sebab, pemain belakang Persiku melakukan pelanggaran dan mendapat ganjaran kartu kuning.

Namun tendangan keras bawah yang menembus pertahanan para pemain Persiku berhasil ditepis keluar penjaga gawang Persiku.

Proses berjalannya waktu, pemain PSIS berhasil keluar dari kurungan serangan Persiku. Tim Mahesa Jenar lebih intens melakukan serangan, menekan pertahanan Persiku.

Kemelut bola di dalam kotak pinalti terjadi menir ke 17. Umpan bola dari serangan tengah pemain PSIS mampu dibawa hingga ke samping kiri dalam kotak pinalti.

Namun umpan bola tak mampu dijangkau pemain PSIS, berhasil disapu dibuang dengan pemain Persiku.

Namun peluang peluang yang diciptakan PSIS malah berujung tragedi. Persiku yang berusaha mendobrak pertahanan PSIS berhasil menciptakan peluang melalui tendangan pinalti, menit ke 23.

Dipicu, pemain PSIS melakukan pelanggaran di dalam kotak pinalti. Eksekusi pinalti melalui kaki Igor Costa, mampu merubah kedudukan sementara 0-1, kemenangan Persiku.

Ketinggalan ini, membuat penonton pendukung PSIS kecewa. Berbagai cacian juga dilontarkan ke wasit pemimpin pertandingan.

Namun mereka tetap bersuara lantang memberikan dukungan terhadap tim kesayangannya.

Sementara, tim PSIS masih terus berupaya mengejar ketinggalan skor. Namun, lagi lagi peluang yang diciptakan belum mampu menjebol gawang tim lawan berjuluk Macan Muria.

Memasuki pertengahan babak pertama, jual beli serangan dilakukan Persiku dan PSIS. Meski sering mendapat serangan, Persiku masih mampu melakukan serangan balik yang sangat berbahaya.

Menit ke 36, satu pemain Persiku mendapat umpan bola dari tengah. Satu pemain lawan yang dikawal satu pemain PSIS berhasil membawa bola hingga ke dalam kotak pinalti.

Kesempatan emas ini tak sia-siakan. Tendangan bola mengarah ke pojok tak mampu diraih penjaga gawang PSIS. Putra Chaniago menambah skor kemenangan Persiku 0-2.

Kekecewaan pendukung PSIS semakin menjadi. Teriakan-teriakan cacian kembali lantang. Mulai menghujat wasit hingga manajemen PSIS yang dianggapnya tidak berhasil membawa PSIS menuju kemenangan.

"Aku rak po po, aku rak po po ndasmu,", "Pie-pie pie maine, pie maine kok koyok ngene,"
teriak suara suporter.

Satu peluang menit-menit terakhir babak pertama yang diciptakan tim Mahesa Jenar pun gagal merubah skor. Kemelut bola di dalam kotak pinalti, belum mampu dieksekusi dengan matang PSIS.

Begitu juga menir tambahan waktu, umpan bola dari pojok belum bisa dieksekusi ke dalam gawang persiku.

Tandukan bola pemain PSIS justru melompat keluar ke atas gawang. Hingga peluit panjang berbunyi, skor babak pertama masih dimenangkan Persiku, 0-2.

Kick off babak kedua tak kalah sengit. Tim tuan rumah awalnya lebih inten melakukan tekanan. Namun kemudian, dua tim saling jual beli serangan.

Sedangkan balik Persiku ternyata lebih membahayakan. Kemelut bola di depan gawang psis nyaris membuahkan hasil. Beruntung tendangan keras sempat terganjal, pemain belakang PSIS, hingga bola keluar lapangan.

Namun peluang berikutnya, umpan bola dari tengah menuju sayap kanan berhasil dibawa masuk Persiku ke dalam kotak penalti.

Tendangan ke arah gawang terjadi kemelut perebutan bola. Hingga dua pemain dari PSIS dan Persiku masuk ke dalam gawang PSIS Semarang, menit ke 78.

Namun goal tersebut sempat dianulir wasit dengan alasan terjadi pelanggaran. Setelah dilakukan Var, ternyata goal tersebut sah. Skor berubah menjadi 0-3 atas kemenangan Persiku.

Tambahan goal semakin menambah kekecewaan pendukung PSIS. Mereka kembali melakukan hujatan-hujatan.

"Manajemen bosok, PSIS diobok-obok," nyanyian yang disuarakan pendukung PSIS.

Meski ketinggalan, PSIS masih terus melakukan tekanan. Namun, serangan-serangan yang dilakukan mampu dicegah lini belakang PSIS. Bahkan, tendangan-tendangan keras yang mengarah ke gawang dapat ditangkap dengan mudah oleh penjaga gawang.

Bukannya memperpendek kekalahan, gawang PSIS kembali dijebol pemain Persiku memasuki menit-menit terakhir.

Pada menit ke 86 umpan serangan balik dari dalam pertahanan Persiku mampu berhasil dibawa ke tengah menuju depan kotak pinalti.

Umpan bola matang berhasil dilesakan ke dalam gawang. Ketinggalan PSIS semakin jauh, skor 0-4, atas kemenangan Persiku. Hingga peluit panjang berbunyi, skor telak dimenangkan Persiku 0-4. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
#championship #PSIS Semarang #persiku kudus #Liga 2