Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Begini Kronologi Bentrokan Suporter dan Polisi Usai Laga PSIS Semarang vs Persib Bandung

Sulistiono • Senin, 10 Februari 2025 | 16:34 WIB
Bentrokan antara suporter PSIS dan Polisi pecah di luar stadion Jatidiri, minggu malam (9/2/25) usai pertandingan PSIS vs Persib yang dimenangi tim tamu 0-1. (Sulistiono)
Bentrokan antara suporter PSIS dan Polisi pecah di luar stadion Jatidiri, minggu malam (9/2/25) usai pertandingan PSIS vs Persib yang dimenangi tim tamu 0-1. (Sulistiono)

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Konflik antara kelompok suporter PSIS dengan CEO PSIS, Yoyok Sukawi, masih terus menemukan titik temu.

Untuk kesekian kalinya, konflik keduanya berimbas terjadinya bentrok antara suporter dengan polisi. 

Bentrokan terjadi di luar stadion Jatidiri, minggu malam (9/2/2025), usai pertandingan antara tuan rumah PSIS versus tamunya Persib Bandung.

Maung Bandung akhirnya berhasil mencuri 3 point penuh dari kandang PSIS, usai menang tipis 0-1.

Satu-satunya gol kemenangan tim ibukota Jawa Barat itu dicetak pemain belakang mereka, Nick Kuipers melalui sundulan kepala, setelah Nick meneruskan sepak pojok Zalnando pada menit ke 35. 

Usai peluit panjang dibunyikan wasit, suasana didalam stadion Jatidiri yang adem, berbeda dengan kondisi di luar stadion yang sejak babak pertama belum di mulai sudah terlihat tegang. 

Dan begini kronologi pecahnya bentrokan antara suporter PSIS Semarang dengan aparat Kepolisian yang berjaga di luar stadion Jatidiri. 

Pukul 19.00, sejumlah suporter sudah mulai mendatangi stadion Jatidiri, meski manajemen PSIS menggelar laga home tanpa penonton. Mereka terkonsentrasi di luar stadion pintu timur dan sekitar jalan Telaga Bodas. 

Pukul 20.30, menjelang pertandingan berakhir jumlah suporter semakin banyak terkonsentrasi di pintu keluar stadion Jatidiri sisi Timur. 

Pukul 20.45, usai wasit membunyikan tanda berakhirnya pertandingan, suporter yang semakin banyak mulai meneriakan tuntutan. 

Pukul 20.50, beberapa suporter mendekati pintu pagar stadion dan mencoba mendobrak pintu yang terbuat dari stadion, tindakan itu kemudian dicegah polisi. 

Pukul 20.55, tindakan polisi mencegah suporter masuk ke dalam halaman stadion membuat mereka marah. Suporter melempari polisi dengan batu dan kayu. 

Pukul 21.05, situasi semakin memanas, polisi kemudian mengarahkan mobil water canon persis di pintu keluar stadion. Tindakan Polisi ini membuat massa semakin panas dan kembali melempari mobil dalmas dan anggota Polisi dengan batu dan kayu. 

Pukul 21.10, karena situasi semakin tak terkendali, polisi kemudian melepaskan tembakan water canon kearah suporter dan mencoba mendorong suporter menjauh dari stadion. 

Pukul 21.15, situasi terkendali setelah semprotan water canon intens di tembakan polisi, di ikuti dengan tindakan represif petugas mengejar suporter yang kocar-kocar setelah di tembak water canon. 

Pukul 21.30, situasi di luar stadion Jatidiri kembali kondusif, aparat Kepolisian menarik diri ke halaman stadion Jatidiri.

Sementara suporter yang menyelamatkan diri dari kejaran Polisi, masih terkonsentrasi di sekitar Alfamart, Telaga Bodas. (sls/bas)

 

 

Editor : Baskoro Septiadi
#Bentrok #persib bandung #POLISI #bobotoh #suporter sepak bola #PANSER BIRU #PSIS Semarang