RADARSEMARANG.ID, Semarang – PSIS Semarang takluk di kandang sendiri saat menjamu Arema FC pada laga lanjutan Liga 1 Kamis (26/9) sore.
Laga yang digelar di Stadion Moch. Soebroto Kota Magelang berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan tim tamu Arema FC.
Brace dari Dalberto Luan Belo menggagalkan PSIS Semarang meraih poin di depan pendukungnya sendiri.
PSIS sempat unggul terlebih dahulu di menit 51 melalui gol yang diciptakan oleh Tri Setiawan melalui assist dari Septian David Maulana.
Nasib sial harus diterima oleh Laskar Mahesa Jenar, setelah Riyan Ardiansyah diganjar kartu merah oleh wasit di menit 67.
Unggul jumlah pemain, Arema FC berhasil memaksimalkannya dengan mencetak gol di menit 89 dan 90+6. Kedua gol diborong Dalberto.
Melihat hasil ini, Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius mengucapkan permintaan maaf kepada seluruh suporter PSIS Semarang yang sudah hadir ke Stadion Moch. Soebroto Kota Magelang. Apalagi melihat kondisi cuaca yang cukup buruk.
“Saya meminta maaf kepada semua suporter PSIS Semarang, karena tidak bisa memberikan hasil yang maksimal untuk PSIS Semarang,” ucapnya.
Tentang kejadian di lapangan, ia mengaku tidak bisa berkomentar lebih banyak. Karena itu semua sudah merupakan keputusan wasit.
“Untuk kinerja wasit, saya tidak mau banyak berkomentar. Jadi saya menerima setiap keputusan wasit yang memimpin pertandingan pada sore ini,” ungkapnya.
“Kita kalah dan jujur saya kecewa dengan hasil pada sore hari ini. Dan kita harus lebih bekerja keras lagi untuk match selanjutnya,” ucapnya.
Terkait kondisi kiper Adi Satriyo yang ditarik keluar di babak pertama, Gilbert mengaku, sempat ada tabrakan keras di bagian paha, sehingga dia harus digantikan oleh Syahrul. Untuk saat ini, kondisi Adi masih dalam pemeriksaan oleh tim dokter.
“Tapi saya sedikit khawatir dengan kondisi Dewa yang harus dibawa ke rumah sakit setelah pertandingan berakhir,” ujarnya.
Kapten PSIS Semarang Septian David Maulana menyampaikan, pertandingan kali ini sebenarnya pertandingan yang cukup bagus. Apalagi PSIS sempat memimpin di awal babak kedua.
“Namun, karena kita kurang konsentrasi sehingga kita kecolongan di menit terakhir,” ucapnya. (rfk/ton)