RADARSEMARANG— Sosok muda visioner sekaligus pegiat dan penggerak UMKM di Kota Semarang, dr. Muhammad Hayyi Wildani, Selasa (28/5), memenuhi undangan penjajakan untuk ikut kontestasi politik Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Semarang yang diselenggarakan oleh DPC Partai Gerindra Kota Semarang.
Dokter Hayyi yang saat ini menjabat sebagai Ketua Majelis Pakar DPC Partai Pusat Pembangunan (PPP) Kota Semarang itu datang bersama rombongan di kantor DPC Partai Gerindra Kota Semarang.
Mengenakan peci dan busana warna putih gading, dokter lulusan Unissula Semarang tersebut mengucapkan terimakasih atas undangan yang disampaikan Gerindra.
"Tentu kami mengucapkan terimakasih kepada Partai Gerindra karena bisa memaparkan visi misi kami dalam pencalonan bakal calon wakil wali kota Semarang" kata dr. Hayyi.
Kedatangan dr Hayyi diterima oleh Ketua Desk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kota Semarang, Joko Santoso.
Joko tidak sendiri. Ia didampingi sejumlah pengurus DPC Partai Gerindra Kota Semarang.
Joko Santoso menyampaikan, pihaknya melakukan penjajakan kepada sejumlah sosok/tokoh yang dipandang potensial untuk memajukan Kota Semarang.
"Kita terus terang tidak mengadakan pembukaan pendaftaran, kita melaksanakan kegiatan penjajakan terhadap calon-calon potensial yang berkembang, dan kita undang begitu," kata Bung Jos, sapaan akrab Joko Santoso.
"Nah, kami mengundang Mas Dokter Hayyi hari ini untuk menyampaikan visi misinya," ungkap Joko di kantor Gerindra Kota Semarang jalan dr Muwardi Semarang, Selasa (28/05).
Sosok yang dikenal pernah berprestasi sebagai motivator pengusaha muda sukses di bawha 30 tahun ini menyampaikan, dalam hal Pilkada harus ada kerja sama dan gotong royong untuk menjadikan Kota Semarang ke depan menjadi lebih baik.
"Dan, tentu kami sudah mengikuti penjaringan itu. Di dalamnya ditanya tentang kesiapan kami dalam strategi pemenangan dalam hal koalisi dengan partai lainya. Kita sudah siapkan semuanya," kata Hayyi yang sudah mengembangkan 300 titik UMKM di Kota Semarang.
Secara tegas, Hayyi menjelaskan, visinya dalam meraih tiket bakal calon wakil wali kota adalah menggunakan agama dalam semua aspek kehidupan .
"Sebagai pemimpin harus bisa melihat mendengar dan merasakan secara langsung pada masyarakat kita. Dengan cara yang objektif, dan moderat. Dalam suasana yang demokratis," kata Hayyi yang intens menggelorakan semangat kepada anak-anak muda untuk berwirausaha.
Sebagai pemimpin, sambung dr. Hayyi, harus selalu bersikap responsif, demokratis, aspiratif dalam mendengar semua keluhan warganya.
"Sebagai pemimpin kita juga harus selalu ngajeni dan ngopeni. Ngajeni artinya menghormat. Kita sebagai warga kota Semarang harus saling menghormati dan mencintai. Dan Ngopeni artinya harus selalu care (peduli) dan merawat semua kebaikan," kata sosok muda yang kiprahnya menginspirasi ini.
Hayyi lantas menjabarkan tagline programnya yaitu kerja mudah, harga murah dan hidup barokah.
"Problem masyarakat adalah susah mendapatkan pekerjaan, sehingga kita ingin menciptakan kerja mudah," kata sosok yang pernah meraih prestasi sebagai kader penggerak Nadhlatul Ulama ini.
Sedangkan untuk harga murah, kata dr. Hayyi, ia sudah turun ke ibu-ibu, tanya harga sembako itu masih mahal sehingga kita bertekad untuk menurunkan harga murah.
"Sedangkan hidup berkah adalah hidup yang baik, bermanfaat, untuk orang lain dan insyaallah, hidup kita diselamatkan Allah SWT.” (isk)
Editor : Tasropi