RADARSEMARANG.ID, Calon Presiden (Capres) dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto memiliki peluang menang yang sangat tinggi di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 jika dibandingkan dengan dua pilpres sebelumnya.
Direktur Eksekutif Partner Politik Indonesia, AB Solissa menilai kemenangan Menteri Pertahanan (Menhan) tersebut di pesta demokrasi mendatang didorong oleh banyak faktor.
Di antaranya, faktor kerja nyata, dukungan para tokoh dan ulama hingga elektabilitas yang sangat tinggi dari berbagai hasil rilis lembaga survei.
"Peluang Prabowo untuk terpilih sebagai presiden di Pilpres 2024 menurut saya terbuka lebar. Kansnya lebih besar dari dua kali pilpres sebelumnya," ujar Solissa dalam keterangannya.
Diketahui peluang tersebut dihasilkan karena Prabowo memiliki tingkat elektabilitas yang tinggi. Perolehan elektabilitas tersebut tercermin dari beberapa hasil survei yang menempatkan Prabowo sebagai capres paling diminati oleh rakyat.
Minat rakyat tersebut dikarenakan kerja nyata Prabowo sebagai Menhan seperti memperbaharui alutsista.
Diketahui, Prabowo selama ini aktif dalam memperkuat pertahanan negara dengan sukses melakukan peremajaan alutsista TNI seperti pembelian 24 Jet Tempur F-15EX dari pabrikan The Boeing Company milik Amerika Serikat hingga memperkuat PT Pindad dengan produksi kendaraan taktis MAUNG.
Tak hanya sektor pertahanan, Prabowo juga memberi perhatian kepada sektor bantuan bagi rakyat kecil.
Misalnya pada saat ia membangun titik air bersih membantu ketersediaan air bersih di berbagai daerah yakni Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Jawa Tengah dan Maluku Barat.
Berdasarkan data Kementerian Pertahanan, Prabowo telah menyediakan 73 titik air bersih di berbagai daerah tersebut. Terbaru Capres KIM ini meresmikan 16 titik sumur air bersih di Jawa Tengah.
Kepeduliannya tidak terbatas hanya di Indonesia saja. Belum lama ini, Indonesia mengirim bantuan kemanusiaan bagi korban Palestina.
Dalam pengiriman bantuan tersebut, Prabowo berperan aktif dalam menyiapkan hingga proses pengiriman menggunakan pesawat milik TNI.
Hal tersebut, membuat Prabowo semakin diminati oleh masyarakat untuk menjadi Presiden Indonesia selanjutnya.
Selain itu, perhatiannya kepada ulama juga tidak ketinggalan, Mantan Danjen Kopassus tersebut mendapatkan dukungan dari Habib Lutfi bin Yahya yang saat ini berperan sebagai Dewan Pembina TKN Prabowo - Gibran.
Berkat berbagai faktor tersebut elektabilitas Prabowo konsisten berada di posisi teratas. Terbukti Prabowo – Gibran unggul berdasarkan hasil riset dari survei Polling Institute periode 25 – 28 Oktober 2023 dalam simulasi tiga nama.
Prabowo – Gibran meraih elektabilitas 36,2 persen di peringkat pertama disusul duet koalisi PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo - Mahfud MD dengan 32,8 persen dan pasangan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar berada di posisi buncit dengan 21 persen.
Hasil serupa juga diperlihatkan dari riset Lembaga Survei Jakarta (LSJ) periode 18-26 Oktober 2023 dalam simulasi tiga nama yang lagi-lagi menemukan posisi Prabowo – Gibran di peringkat pertama dengan 40,2 persen.
Raihan itu unggul dari Ganjar – Mahfud sebesar 34,5 persen dan Anies – Muhaimin 19,3 persen.
Maka dari itu, Solissa menyatakan kepemimpinan Prabowo sebagai Presiden Indonesia melalui Pilpres 2024 mendatang sudah berada di depan mata. Prabowo kini memiliki peluang sangat besar untuk menjadi penerus dari Presiden Jokowi untuk pemerintahan Indonesia selanjutnya.
"Jika konsisten ke arah yang positif, maka bisa dipastikan Prabowo akan menjadi pemimpin Indonesia," pungkasnya. (web/ikl/isk)
Editor : Tasropi