RADARSEMARANG.ID, DEMAK-DPC Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kabupaten Demak menggelar rapat koordinasi (rakor) di Vina House, Kota Semarang. Rakor antara lain membahas capaian program Bangga Kencana dan percepatan target KB dengan metode kotrasepsi jangka panjang (MKJP).
Kepala Dinpermades P2KB Kabupaten Demak Taufik Rifai melalui Plt Kabid Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan (P2PP) Fadholi mengatakan, dalam rakor IPeKB tersebut, pihaknya menekankan capaian mayoritas program Bangga Kencana yang sudah berjalan dengan baik.
Sedangkan, untuk percepatan KB MKJP masih perlu digenjot agar bisa mencapai target yang hingga kini masih di angka 19 persen. "Jadi, masih ada satu pekerjaan rumah (PR) bersama terkait capaian MKJP Kabupaten Demak yang baru di angka 19 persen,"katanya didampingi Plt Kasubag Umum dan Kepegawaian Sumitro.
Menghadapi tantangan itu, pihaknya meminta Koordinator Balai Penyuluh Keluarga Berencana (BPKB) dari 14 kecamatan diharapkan dapat mendukung penuh upaya percepatan peningkatan capaian target KB MKJP tersebut.
Fadholi menambahkan, pihaknya juga mengapresiasi bagi DPC IPeKB Demak yang telah rutin menggelar rakor dan evaluasi. "Perencanaan menentukan lebih dari 50 persen kesuksesan organisasi. Jadi, siapkan rencana untuk tahun 2025,"katanya.
Dalam rakor ini, agenda lain adalah pembahasan bukti dukung Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dari Penyuluh KB (PKB) ASN.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh seluruh anggota DPC IPeKB Demak, baik dari unsur anggota biasa maupun anggota luar biasa.
Tercatat ada 46 PKB ASN (PNS dan PPPK) serta 6 PKB non ASN. Secara berurutan, pemaparan contoh kelengkapan dokumen Bukti Dukung SKP bagi PKB Golongan III ke-bawah dan PKB Golongan IV/Madya, masing-masing disampaikan oleh PKB Kecamatan Bonang Nur Hartanti, dan PKB Kecamatan Demak Richi Eka Yanti.
Proses diskusi pun berlangsung cair. Dengan diselingi tanya jawab dari sejumlah Penyuluh KB. Pasca kegiatan hari ini, diharapkan Penyuluh KB Demak dapat memulai proses penyusunan bukti dukung SKP, sesuai standar minimal atau arahan dari Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah.
Ketua Umum DPC IPeKB Demak, Nasruddin Al Ghiffari, dalam acara ini menyampaikan tentang sejumlah informasi kepegawaian dan program terkini. Meliputi, e-visum versi terbaru yang akan segera diberlakukan.
Selain itu, juga menyampaikan soal klasifikasi IMP (PPKBD) yang sudah mencapai target 70 persen mandiri dan berkembang. Hal lain yang disampaikan adalah capaian Poktan BKB Kabupaten Demak, yang masuk ke RPJMN BKKBN, masih di bawah rata-rata Provinsi Jawa Tengah. (Adv/web/2.774 karakter/hib)
Editor : Agus AP