RADARSEMARANG.ID — ASN Digital BKN hadir sebagai platform digital manajemen ASN terpadu untuk para Aparatur Sipil Negara.
Para ASN atau PNS simak ulasan tentang laman ASN Digital BKN berikut ini.
Baca Juga: Saat Mudik Lebaran Idul Fitri 2025 BPJS Kesehatan Bisa Digunakan Meski di Luar Kota, Begini Caranya
Badan Kepegawaian Negara (BKN) menerapkan Multi-Factor Authentication atau MFA terhadap seluruh layanan BKN di ASN Digital.
Hal ini dilakukan untuk meningkatkan keamanan data ASN di Indonesia.
Layanan terpadu ini memberi kemudahan kepada para ASN dalam satu laman.
Baca Juga: Rekomendasi Dashcam Terbaik untuk Perjalanan Mudik Lebaran Idul Fitri 2025
Di dalam laman ASN Digital salah satunya terdapat sscasn.bkn.go.id yang biasanya digunakan untuk penerimaan CASN.
Bagi yang akan mengakses ASN Digital silakan masuk ke laman https://asndigital.bkn.go.id/ Nantinya akan muncul tiga layanan yakni Login, Layanan Seleksi CASN, dan Layanan Pendukung.
Login merupakan akses bagi ASN dengan mengisi username dan pasword serta OTP.
Kemudian untuk Layanan Seleksi CASN di dalamnya terdapat layanan https://sscasn.bkn.go.id/.
Selanjutnya ada Layanan pendukung yang didalamnya terdapat Monitor Layanan atau Mola, helpdesk, dan pelaporan pelanggaran netralitas ASN.
Laman khusus ASN Ini telah diperbarui dengan penambahan sistem verifikasi melalui Multi-Factor Authentication atau MFA.
Dilansir dari laman BKN, MFA adalah metode keamanan yang memerlukan lebih dari satu bentuk verifikasi ketika pegawai ASN atau masyarakat umum mengakses layanan digital BKN.
Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh saat sosialisasi belum laman ini menyampaikan penambahan fitur ini dilakukan karena pentingnya perlindungan terhadap data dan sistem informasi.
Khususnya bagi institusi yang mengelola data strategis.
Seperti BKN dan lingkup institusi di unit pengelola kepegawaian.
Zudan menekankan BKN sebagai instansi yang diamanatkan UU mengelola database kepegawaian ASN akan terus mengedepankan sistem keamanan digital salah satunya lewat MFA.
Ia mengajak para ASN untuk menjaga keamanan data digital, misalnya dengan menggunakan kata sandi yang kuat dan rutin menggantinya.
“Tidak membagikan kredensial atau informasi login kepada pihak lain dan menerapkan MFA ini,” ujar Zudan.
Baca Juga: Reborn! Toyota Kijang Super 2025 Siap Muncul Kembali, Mobil Keluarga Desain Modern
Cara Aktivasi ASN Digital BKN:
- Pertama masuk ke laman https://asndigital.bkn.go.id/ lalu masuk klik login
- Langkah selanjutnya masukkan username dan password.
- Untuk username masukkan NIP dan password yang sama saat login ke MyASN atau MySAPK BKN, e-CPNS.
Baca Juga: Timnas Indonesia Kalah Lawan Australia, Masihkah Bisa Lolos Piala Dunia 2026? Begini Skenarionya
- Lalu ubah password, jika ada pesan “Tidak ada simbol”, maka kamu harus mengubah password.
- Silakan buat password baru terdiri dari kombinasi huruf besar, huruf kecil, dan simbol, dengan ketentuan minimal 12 digit.
- Lalu reset password dan tunggu beberapa saat, jika sudah selesai kamu akan kembali diarahkan kembali ke laman login.
- Silakan kembali login dan masukkan kembali username NIP dan password yang baru saja kamu buat.
- Langkah selanjutnya adalah aktifkan MFA atau OTP, lalu kamu akan mendapat notifikasi tentang MFA/OTP.
- Nah bagi yang akan mengaktifkan MFA/OTP silakan unduh aplikasi Google Authenticator di HP kamu.
- Kemudian Scan Kode QR dan buka aplikasi Google Authenticator. Lalu scan kode QR yang muncul di layar laptop kamu.
Baca Juga: Yuk Kumpulin Kode Redeem FC Mobile EA Sports Terbaru
- Berikutnya silakan masukkan Kode OTP yang muncul di aplikasi Google Authenticator dan akan dikirimkan ke laptop kamu, jika sudah selesai masukkan kode OTP dan klik Submit.
- Aktivasi selesai, kamu akan diarahkan ke halaman utama ASN Digital dan bagi ASN silakan gunakan layanan kepegawaian tersebut sesuai kebutuhan. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi