RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Irama musik Latin akan menggema di Kota Batik. Para atlet dansa dari berbagai penjuru Indonesia bersiap menunjukkan kelincahan, teknik, dan harmoni gerak dalam Pekalongan Open Dancesport Piala Wakil Wali Kota Tahun 2025, yang akan digelar di Hall Parkside Mandarin Hotel Pekalongan, Sabtu (15/11/2025) mendatang.
Ajang bergengsi ini diinisiasi oleh Asosiasi Masyarakat Dansa Indonesia (AMDI) Jawa Tengah yang digelar oleh AMDI Kota Pekalongan, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Pekalongan dan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI).
Baca Juga: Inovasi Humas Digital, Wali Kota Aaf Raih Penghargaan Nasional Top GPR Award 2025
Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp30 juta, menjadikan kompetisi ini salah satu kejuaraan dansa paling dinanti tahun ini di Jawa Tengah.
Ketua KORMI Kota Pekalongan, Seno Prafitri Adi, menyampaikan bahwa kompetisi ini terbuka untuk umum dan berskala nasional.
“Karena bersifat open, peserta tidak hanya dari Jawa Tengah, tapi juga dari luar provinsi. Bahkan, tidak menutup kemungkinan ada atlet internasional yang ikut melantai,” ungkap Seno, Rabu (5/11/2025).
Baca Juga: Viral Live TikTok Saat Ujian TKA, Siswa Terancam Sanksi Berat, Ini Aturan dan Fakta Lengkapnya
Menurutnya, kejuaraan ini akan mempertandingkan beberapa kategori populer seperti Latin, Ballroom, Salsa, Bachata, hingga Senam Dansa.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk melatih mental dan jam terbang atlet AMDI Pekalongan, terutama menjelang Festival Olahraga Rekreasi Daerah (FORDA) KORMI Jawa Tengah 2025.
“Ini bukan sekadar lomba, tapi juga pemanasan bagi atlet menuju FORDA dan FORNAS. Kami ingin atlet kita semakin siap, matang, dan berprestasi seperti tahun ini yang berhasil membawa banyak medali di tingkat nasional,” ujar Seno yang juga politisi PDIP tersebut.
Baca Juga: Kota Pekalongan Gelar Mitigasi Banjir, Dari Evakuasi Hingga Dapur Umum
Tak hanya menjadi ajang kompetisi profesional, Pekalongan Open Dance Sport 2025 juga diharapkan menjadi hiburan sehat dan berkelas bagi masyarakat. Gerak anggun para atlet, kostum yang memikat, dan irama musik yang enerjik akan menghadirkan atmosfer berbeda di Kota Pekalongan.
Melalui kegiatan ini, AMDI Kota Pekalongan berharap dunia dansa tidak hanya dikenal sebagai seni hiburan, tetapi juga olahraga prestasi yang mengedepankan disiplin, teknik, dan kreativitas.
“Kegiatan ini bukan sekadar lomba menari, tapi wujud sportivitas, semangat, dan seni yang menyatu di satu panggung,” seru Seno.
Baca Juga: Rotasi ASN Kota Pekalongan, Mas Aaf Pastikan Promosi Berdasarkan Hitungan Matang
Sementara itu, Wakil Wali Kota Pekalongan, Hj. Balgis Diab, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh KORMI Jawa Tengah untuk menunjuk Kota Pekalongan sebagai tuan rumah.
“Kami bersyukur dipercaya menjadi tuan rumah. Walaupun Pekalongan kota kecil, tetapi atletnya punya daya saing tinggi dan sering menorehkan prestasi sampai level internasional,” ucap Balgis.
Baca Juga: Tragedi Gas Bocor di Kos Kota Pekalongan: Tiga Orang Meninggal, Seorang Ibu Kritis
Ia menyebut, atlet dansa Pekalongan bahkan pernah menorehkan prestasi di ajang internasional, termasuk di Malaysia dan sejumlah kompetisi nasional.
“Prestasi ini membuktikan semangat luar biasa anak-anak muda Pekalongan. Karena itu, Pemkot tentu mendukung penuh, baik secara moral maupun finansial, agar kegiatan ini berjalan sukses,” tambahnya.(han)