Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Akses Jalan Terdampak Bencana, Curug Bajing Tutup Sementara

Khafifah Arini Putri • Kamis, 23 Januari 2025 | 01:34 WIB
Penutupan Jalan di daerah Petungkriyono, Pekalongan.
Penutupan Jalan di daerah Petungkriyono, Pekalongan.

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Akses jalan menuju objek wisata Curug Bajing di Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan terdampak bencana.

Akibatnya daya tarik wisata tersebut, untuk sementara ditutup.

Hujan dengan intensitas lebat mengguyur beberapa wilayah di Jateng.

Akibatnya terjadi longsor di Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Selasa (21/1) kemarin.

Akses jalan menuju wilayah lain pun terputus. Begitu pula dengan rute jalan menuju objek wisata.

Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah Agung Hariyadi menyampaikan bencana banjir dan tanah longsor memang tidak berdampak langsung pada daya tarik wisata (DTW) di Jateng.

Namun akses jalan menuju tempat wisata tak bisa dilalui karena terimbas bencana. 

Pihaknya membeberkan, berdasarkan laporan dari Dinas Pariwisata kabupaten/kota, baru Kawasan Petungkriyono yang terdampak.

Di sana ada Curug Bajing, destinasi wisata alam yang sering dikunjungi wisatawan. 

“Kalau terdampak langsung ke DTW itu memang belum ada, karena itu kan kawasan. Salah satu contoh di Kawasan Petungkriyono itu wisata alam. Di sana ada jasa-jasa akomodasi dan di sana ada air terjun Curug Bajing,” jelas Agung saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (22/1). 

Selain Kawasan Petungkriyono hingga kini Agung mengaku belum mendapat laporan lagi terkait DTW yang terimbas banjir maupun longsor.

Pihaknya pun menutup sementara tempat wisata yang terimbas.

Menurutnya penutupan tempat wisata ini dilakukan demi keselamatan pengunjung. 

“Lebih kepada akses jalan yang terdampak. Untuk antisipasi adanya bencana dan keselamatan ditutup,” tegasnya.

Pihaknya juga bersinergi dengan Dishub Jateng untuk penanganan akses menuju lokasi wisata. Sehingga ke depan, saat konidisi sudah memungkinkan untuk dikunjungi.

Wisatawan bisa nyaman berlibur ke DTW yang dituju. Selain itu Agung juga mengimbau agar wisatawan tetap waspada dan berhati-hati ketika berada lokasi DTW.

“Karena ini akan libur panjang maka wisatawan untuk aware terhadap cuaca, terus kendaraan (dicek kelengkapannya), juga menjaga kesehatan,” tegasnya. 

Terpisah Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Jateng, Erry Derima Riyanto menyampaikan di beberapa wilayah Jawa Tengah yang terimbas bencana dilakukan pengalihan arus.

Pihaknya bersama Dishub kabupaten/kota memasang perlengkapan lalu lintas. Seperti pembatas jalan dan larangan melintas bagi kendaraan. 

“Ada pengalihan arus diatur Dishub setempat. Misalnya di Petungkriyono dipasang larangan melintas,” ungkap Erry. (kap/ap)

Editor : Agus AP
#daya tarik wisata #TANAH LONGSOR #DTW #AKSES JALAN #curug bajing #objek wisata