Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Belum Setahun Berdiri, ADMI Pekalongan Langsung Sabet Banyak Prestasi

Lutfi Hanafi • Minggu, 11 Agustus 2024 | 17:32 WIB

ADMI Kota Pekalongan mengumpulkan banyak piala dalam Forda Jateng 2024.
ADMI Kota Pekalongan mengumpulkan banyak piala dalam Forda Jateng 2024.
 

 

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan - Asosiasi Masyarakat Dansa Indonesia (AMDI) Kota Pekalongan baru awal 2024 dibentuk. Namun langsung mencuri perhatian di Festival Olahraga Daerah (Forda) Jawa Tengah 2024.

Komunitas penggemar Olahraga dansa asal Kota Pekalongan ini berhasil meraih 5 emas, 7 perak dan 5 perunggu pada Forda 2024.

Wakil Ketua AMDI Kota Pekalongan, Tri Hastuti mengatakan komunitas ini dibentul berawal dari para penggemar berbagai genre tari, berkumpul lalu menjadi organisasi yang serius. 

Menariknya, olahraga ini tidak ada batasan umur. Karena, setiap jenis kelas, ada range usia. Dari yang anak-anak, bahkan ada yang sampai 80 tahun. 

AMDI Pekalongan masih terbatas personelnya. Karena saat ini baru ada 17 anggota, 3 pria dan 14 perempuan.

Setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu sore, anggota giat, berlatih di ruang Serbaguna kantor Dinas Pariwisata Budaya dan Olahraga Kota Pekalongan.

Olahraga tari atau biasa disebut sport dance, memiliki peluang prestasi yang cukup menarik. Karena prestasi yang bisa diraih bisa sampai tingkat dunia. 

"Sebenarnya ada dua jenis organisasi sport dance. Ada yang dalam naungan KONI. Sedangkan kami, dinaungi Formi, tapi keduanya sama-sama bisa berprestasi," ucapnya.

Tawaran prestasi yang gurih ini, menarik perhatian pemerhati seni tari di Kota Pekalongan. Yang akhirnya menerjunkan buah hatinya bergelut dalam dunia baru dansa.

“Latar belakang saya sebenarnya tari tradisional. Tapi saya lihat cabang ini menjanjikan prestasi. Sehingga saya dukung anak saya berkarier di sini,” ucap Popon Risnawati, salah satu orang tua atlet dansa Kota Pekalongan.

Sejak setengah tahun ini ia mendukung penuh anaknya Reva Lestari Mailani, jadi atlet profesional dansa Kota Pekalongan. Terlebih, anaknya sejak kecil hobi menari, sehingga saling melengkapi.

Rayhanuna Nafi Kharidha mengaku awalnya ikut dansa karena arahan ibunya. bahkan sempat minder.

Karena awal ikut teman-temannya lebih jago. Sehingga sempat down dan mogok berlatih. Namun berkat dorongan orang tua, semakin giat berlatih dan terbukti, prestasinya juga sangat luar biasa. 

"Pada 24 Agustus ini, saya ikut Festival Dansa Asia di Kuala Lumpur Malaysia," papar siswi kelas 9 SMPN 2 Kota Pekalongan ini.

Peraih 3 emas 2 perak dan 1 perunggu Forda Jateng 2024 ini, mengaku sudah menekuni sport dance dua tahun ini secara mandiri. Dari resmi ikut organisasi sejak AMDI Kota Pekalongan berdiri.

“Saya sangat senang sekali, karena hobi saya tersalurkan. Selain itu, buah kerja keras selama latihan juga jadi prestasi,” ucapnya.

Pada Forda Jateng 2024 kemarin, AMDI Kota Pekalongan serius melakukan persiapan atlet. Dari total 19 nomor yang dipertandingkan, komunitas ini baru bisa memberangkatkan 13 atlet, untuk ikut 10 nomor.

Antara lain, nomor latin ada caca, rumba, jive, samba, pasodoble. Serta kelas ballroom ada waltz, tango, quick step, sloflok, vines walk.

“Setiap latihan, kami bisa menghabiskan waktu 3 sampai 4 jam,” ucap salah satu pelatih, Robih.

Robih sendiri sebelum terjun dalam sport dance, merupakan penari dansa profesional. Sering tampil dalam pergelaran-pergelaran khusus, maupun diundang untuk pertunjukkan.

Atlet dansa di AMDI Pekalongan, menurut Robih dididik keras untuk belajar berbagai nomor dansa. Baik di kategori ballroom atau standar, serta latin.

“Kalau dansa kelas ballroom, gerakannya standar seperti dansa pada umumnya. Sedangkan untuk dansa latin lebih ke sexy dance,” ucapnya.

Selain ada pelatih rutin, dari lokal Pekalongan AMDI Kota Pekalongan, juga mendatangkan tim pelatih setingkat Jawa Tengah.

Bahkan beberapa hari kemarin, mendatangkan pelatih kelas nasional, dalam rangka pertandingan Tingkat nasional yang akan berlangsung beberapa waktu ke depan. (han/lis)

Editor : Baskoro Septiadi
#Forda #Dansa