Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Nasabah BMT Ummat Sulit Cairkan Tabungan Diduga Pengurus Menghilang

Radar Semarang • Senin, 15 April 2024 | 21:44 WIB

 

DATANGI PEMILIK BMT : Nasabah tak terima sehingga mendatangi kantor BMT Mitra Ummat baru baru ini.
DATANGI PEMILIK BMT : Nasabah tak terima sehingga mendatangi kantor BMT Mitra Ummat baru baru ini.
 

RADARSEMARANG.ID, PEKALONGAN - Hingga Lebaran berlangsung, nasabah BMT Mitra Ummat Pekalongan tidak kunjung dapat menarik uang simpanannya.

Merasa terus di-PHP (pemberi harapan palsu), nasabah mendatangi rumah pengurus BMT, tapi menghilang.   

"Dijanjikan terus sama pengurus dan manajemen BMT Ummat. Katanya sebelum Lebaran cair, ternyata sampai sekarang tidak," kata M, salah satu nasabah, Minggu (14/4/2024).

Baca Juga: Buka Tabungan BritAma Rencana Bisa Pakai Aplikasi BRImo, Ada Promo Cashback bagi 1.000 Nasabah Pertama!

Warga Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan ini resah, uangnya di Simpanan Deposito BMT Ummat sebesar Rp 81 juta tidak bisa diambil hingga Idul Fitri 1445 H/2024 M.

Perempuan berhijab itu bercerita bahwa dirinya merupakan wiraswasta yang membuka toko kelontong. Suaminya pedagang pakaian, tapi saat ini dagangan sedang sepi.

M, sempat berharap bisa mengambil uang depositonya di BMT Mitra Ummat untuk kebutuhan Lebaran kali ini. Nyatanya, dirinya justru dikecewakan.

Tidak sekadar menunggu kabar, dirinya bersama sejumlah nasabah lain pun terus berusaha menghubungi manajemen hingga malam Lebaran. Namun pihak BMT Mitra Ummat sama sekali tidak merespon.

"Bahkan kemarin, setelah Lebaran kami datengi rumah pengurus BMT, tapi tidak ada. Kata Pak RT-nya sudah tidak kelihatan sebelum Lebaran," ucapnya.

Akibatnya, keluarganya pun merasakan suasana Idul Fitri 2024 yang berbeda di banding tahun lalu. Dirinya hanya bisa membelikan satu pasang pakaian untuk anaknya.

M berharap uangnya segera cair. Sebab uang itu rencananya untuk kebutuhan pendidikan anak-anaknya. "Mengumpulkan uang segitu kan engga mudah, bisa sampai tahun-tahunan," ucapnya.

Tidak sekadar cair, ia pun ingin para pimpinan BMT Mitra Ummat mendapatkan efek jera dari perlakukannya. Sebab, apa yang dilakukan manajemen BMT Mitra Ummat, menurutnya tidak masuk akal.

"Uang kemana saja, kok sepeserpun tidak cair? Masak ya miliaran rupiah hilang," ucapnya meradang.

Ia bercerita, ada temannya yang kena dampak kasus di BMT Mitra Ummat dengan nominal hingga ratusan juta rupiah. Temannya itu menyimpan uang tabungan titipan dari banyak orang.

"Kasihan teman saya, mau keluar rumah pun malu. Ditanya juga tidak bisa jawab," tutupnya. (han/ida)

Editor : Tasropi
#IDUL FITRI #BMT Mitra Ummat #uang tabungan