Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Empat Calon Ketua PWNU Jateng Bersaing Ketat, PJ Gubernur Harapkan Kebijakan Strategis yang Sejalan dengan Pembangunan Daerah

Ida Nor Layla • Rabu, 6 Maret 2024 | 03:40 WIB
KONFERWIL PWNU JATENG : Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana dan Forkopimda Jateng membuka Konferwil XVI PWNU Jateng di Gedung Aswaja Kota Pekalongan.
KONFERWIL PWNU JATENG : Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana dan Forkopimda Jateng membuka Konferwil XVI PWNU Jateng di Gedung Aswaja Kota Pekalongan.

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan-Empat kandidat calon ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah (Jateng) bersiap maju dalam pemilihan ketua pada Konferensi Wilayah (Konferwil) PWNU Jateng XVI di Gedung Aswaja Kota Pekalongan Selasa-Rabu 5-6 Maret 2024.

Keempatnya adalah ketua incumbent PWNU Jateng KH Moh Muzammil, Wakil Katib PWNU Jateng Dr KH Mohamad Arja Imroni M.Ag, Ketua Umum Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) PBNU KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin), dan Dosen FISIP UIN Walisongo Semarang KH Rofiq Mahfudz.

Dalam pemilihan kali ini, masing-masing calon memiliki basis suara yang dari Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) di 35 kabupaten/kota di Jateng.

Namun ada beberapa kabupaten/kota yang memiliki dua PCNU, seperti Kabupaten Rembang ada PCNU Kabupaten Rembang, dan PCNU Lasem. Kemudian Brebes juga ada dua, dan lainnya.

“Yang memiliki suara dalam Konferwil kali ini dari kalangan PCNU dan PWNU Jateng sendiri,” kata Gunawan, bendahara PCNU Kota Semarang.

Visi misi keempatnya juga sama sama menyentuh hajat hidup warga Nahdliyin dari berbagai sektor.

Meski begitu, Wakil Ketua LD PWNU Jawa Tengah Abdul Basithmengingatkan, kontestasi ini tidak seharusnya dijadikan sebagai ajang meraih kekuasaan sebagaimana kontestasi-kontestasi politik.

“Tapi ini adalah organisasi keagamaan dan kemasyarakatan. Siapapun yang menjadi rais am dan ketua tanfiziyah adalah jabatan pengabdian untuk melayani umat nahdliyin, bukan sebagai penguasa nahdliyin,” katanya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana turut menghadiri  Konferwil  XVI PWNU Jateng di Gedung Aswaja Center NU Kota Pekalongan ini.

"Konferwil ini merupakan momentum bagi PWNU untuk mengevaluasi, merencanakan program, dan kebijakan untuk jangka waktu lima tahun ke depan," kata Nana usai menghadiri pembukaan acara.  

Ia berharap, PWNU Jawa Tengah dapat menghasilkan kebijakan dan rencana strategis organisasi yang sejalan dengan program pemerintah. Khususnya terkait penanganan masalah sosial kemasyarakatan serta pembangunan daerah.

Sedangkan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf merasa bersyukur warga nahdliyin telah mengikuti Pemilu 2024 dengan baik. Karena itulah digelar Konferwil XVI PWNUJateng kali pertama setelah Pemilu.

“Ke depan masih akan ada 40 Konferwil di PWNU seluruh Indonesia lagi,” jelasnya. (ida)

Editor : Ida Nor Layla
#Kota Pekalongan #Gedung Aswaja Kota Pekalongan #PCNU Kota Pekalongan #Konferwil PWNU Jateng