RADARSEMARANG.ID, PEKALONGAN - Tidak sekedar berpartisipasi dalam Pameran International Handicraft Trade Fair (Inacraft) Tahun 2023, Kota Pekalongan juga menjadi ikon acara yang berlangsung pada 4-8 Oktober 2023 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta ini.
Tak pelak, turut mengundang antusias yang tinggi dari para pengunjung pameran tersebut. Baik dari lokal hingga asing, berjubel di stan UKM Kota Pekalongan.
“Stan kami mengundang banyak animo dari pengunjung. Kami ditargetkan mampu raup omzet Rp10 juta, namun malam dapat sebesar Rp12,5 juta,” ucap Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dindagkop-UKM) sekaligus Sekretaris Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pekalongan, Junaenah, pada Jumat (13/10).
Yang mana sebut Junaenah, pada pameran kali ini, tidak sekedar omset saat pameran. Akan tetapi target jangka panjang, tidak hanya transaksi langsung saat pameran.
Akan tetapi sebagai sarana mempromosikan dan mengenalkan produk-produk lokal Kota Pekalongan kepada para pengunjung secara meluas.
Dari pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia hingga internasional.
“Kami ingin memperkenalkan produk kepada masyarakat secara luas, bahwa di Kota Pekalongan ada berbagai jenis produk batik dari berbagai UMKM,” serunya.
Ditunjuk sebagai ikon Inacraft 2023, Kota Pekalongan sebut Junaenah melibatkan 35 pelaku UMKM di wilayahnya.
Di antaranya sektor aneka batik dan craft, serta pernak-pernik, dimana produk yang paling laris dan diminati adalah tas, boneka, dan dompet kecil (pocket) rajut, dan aneka fashion batik asli Kota Pekalongan.
Yang diwakili oleh UMKM Batik MH dan Kavera Crochet Rajut.
Lanjutnya, dalam waktu dekat Dekranasda Kota Pekalongan juga turut berpartisipasi dalam event Pameran Pekan Batik Nusantara yang diselenggarakan pada tanggal 25-29 Oktober 2023 bertempat di Lapangan Mataram Kota Pekalongan.
Event yang mengundang sejumlah stan dari berbagai daerah di Nusantara ini juga diharapkan dapat mempromosikan dan memperkenalkan produk-produk khas Kota Pekalongan.
Pihaknya berharap, dengan mengikuti berbagai pameran ini, UMKM-UMKM di Kota Pekalongan bisa naik kelas dan Go Global.
Dengan pemasaran yang lebih luas tentunya hal ini akan meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Pekalongan. (han)
Editor : Agus AP