Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Pemkot Pekalongan Terus Tumbuhkan Generasi Muda Cinta Batik

Lutfi Hanafi • Rabu, 4 Oktober 2023 | 04:36 WIB
SERU – Para pelajar Kota Pekalongan saat berkunjung ke Museum Batik Pekalongan baru-baru ini.
SERU – Para pelajar Kota Pekalongan saat berkunjung ke Museum Batik Pekalongan baru-baru ini.

RADARSEMARANG.ID, PEKALONGAN - Bertepatan pada Hari Batik Nasional, Museum Batik Kota Pekalongan kembali memberikan free HTM bagi pengunjungnya.

Hal ini sebagai upaya terus tumbuhkan generasi muda agar tetap cita dengan budaya batik.

Kepala Museum Batik Pekalongan, Akhmad Asror mengatakan setelah ditunjuk dan mendapat sertifikat UNESCO dengan predikat Best Safeguarding Practice.

Museum Batik Pekalongan terus berupaya melestarikan budaya warisan batik, salah satunya dengan menyasar generasi muda.

“Berkunjung ke museum dapat menjadi pilihan destinasi wisata edukasi yang dapat menambah wawasan sejarah dan budaya,” ucapnya.

Upaya free HTM ini ditujukan menarik minat masyarakat berkunjung ke Museum Batik untuk mengeksplorasi dan mengenal lebih jauh ragam budaya warisan batik.

Pengunjung bisa melihat koleksi, sejarah, alat dan bahan yang digunakan dalam membatik yang tersedia di ruang pamer 1 hingga 3, dilanjutkan dengan proses membatik di ruang workshop.

Untuk diketahui, hari biasanya tiket masuk diberlakukan Rp5 ribu bagi pengunjung dewasa, Rp2 ribu bagi pengunjung anak-anak dan pelajar, serta Rp10 ribu untuk turis mancanegara.

Ditambahkan lebih lanjut, sebelumnya masih dalam rangka HBN 2023, pihaknya kembali menggelar lomba membatik bagi pelajar SD/MI se-kota Pekalongan, selama dua hari yakni pada 25-26 September 2023 bertempat di halaman Museum Batik.

Diikuti sebanyak 100 peserta, lomba membatik ini merupakan transformasi pengetahuan dan skill bagi generasi penerus kaitannya dengan batik.

Disamping untuk kompetisi, pihaknya juga menyisipkan edukasi bagaimana proses dan teknik membatik.

Seluruh proses membatik dituangkan di lomba membatik jenjang SD/MI ini.

Agar peserta bisa mengetahui dan memahami, mulai dari njaplak, nyungging, nglowongi, ngiseni, tanahan, nyolet, ditutup dengan mopok, nyelup dan nglorot. (han)

Editor : Agus AP
#BATIK #Pekalongan