“Namun dari yang tersedia 338 formasi, hanya terisi 316 orang saja oleh 9.988 orang pelamar CPNS,” kata Kepala BKPPD Kota Pekalongan Ir Anita Heru Kusumorini Kamis (18/11).
Namun dari hasil tes yang lolos ke tahap SKB baru sebanyak 797 orang. Sementara untuk formasi PPPK Non Guru yang lolos tes dan berhak ke tahap pemberkasan hanya 34 orang.
Sesuai data yang masuk, dari 338 formasi CPNS yang tersedia, yaitu 207 tenaga kesehatan dan 131 tenaga teknis. Sedangkan, untuk PPPK sebanyak 189 formasi yaitu 140 formasi guru dan 49 formasi PPPK non-guru. Untuk PPPK Non Guru 49, dan PPPK Guru 140 formasi. Untuk PPPK Guru bisa terisi semua 140, PPPK Non Guru yang lolos hanya 34 orang. “Di tahun 2021 ini, untuk perolehan skor tertinggi dalam tahap SKD dengan skor 477 hanya ada 2 orang,” katanya.
Perlu diketahui, pelamar CPNS Pemkot Pekalongan tahun 2021 sebanyak 9.988 orang. PPPK Non Guru 76 orang, dan PPPK Guru sebanyak 529 orang yang melaksanakan ujian SKD di beberapa titik lokasi pada akhir September lalu.
Namun banyak dari kualifikasi pendidikan atau nilai SKD peserta pelamar tidak memenuhi syarat. Untuk itu, pihaknya berpesan, bagi pelamar yang lolos ke tahap selanjutnya, dimohon bisa menyiapkan diri sebaik-baiknya. Agar bisa terjaring masuk hingga seleksi akhir pemberkasan.
Bagi yang lolos, berhak mengikuti tes SKB yang dijadwalkan terlaksana pada akhir November, yakni Senin-Selasa, 29-30 November 2021 di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang. (han/ida) Editor : Agus AP