Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Penyakit Tak Kunjung Sembuh, Bunuh Diri di Musala

Agus AP • Senin, 1 Juni 2020 | 18:13 WIB
Petugas kepolisian menunjukkan selang yang digunakan korban untuk mengakhiri hidupnya di dalam kamar. (M Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
Petugas kepolisian menunjukkan selang yang digunakan korban untuk mengakhiri hidupnya di dalam kamar. (M Hariyanto/Jawa Pos Radar Semarang)
PEKALONGANRadar Semarang - Slamet, 40, ditemukan gantung diri di Musala Gang Anggrek, Poncol, Pekalongan Timur Minggu (31/5/2020).

Korban pertama kali ditemukan oleh anak-anak selepas bermain balon udara. Anak tersebut kemudian memberitakan kepada warga lainnya hingga kemudian melapor ke BPBD Kota Pekalongan.

Sekitar pukul 08.30 tim BPBD Kota Pekalongan mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan segera membawa korban ke RSUD Bendan untuk dilakukan visum.

Kepala BPBD Kota Pekalongan, Saminta mengungkapkan bahwa korban diduga nekat bunuh diri lantaran depresi mengidap penyakit menahun yang tak kunjung sembuh."Menurut keterangan keluarga, beliau depresi karena tidak kunjung sembuh dari penyakitnya," terang Saminta kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Adapun menurut salah seorang warga, Kurnia, beberapa waktu belakangan korban memang diketahui jarang keluar rumah. Ia pun merasa terkejut lantaran tidak menyangka bahwa Slamet mengidap depresi. "Kami semua tahu kalau beliau sudah lama sakit tapi ya tidak menyangka kalau sampai depresi," ujarnya.

Sebelumnya, diketahui telah terjadi peristiwa bunuh diri serupa di Poncol beberapa waktu lalu. Dengan demikian selama sebulan ini telah terjadi dua kali peristiwa bunuh diri. (nor/bas) Editor : Agus AP
#Berita Semarang #BUNUH DIRI