RADARSEMARANG.ID - Salah satu pertimbangan utama sebagian besar masyarakat Indonesia sebelum memutuskan membeli kendaraan, baik motor atau mobil adalah hemat BBM tidak kendaraan yang akan dibeli?
Karena itulah mencari mobil keluarga apalagi mobil bekas yang irit bensin menjadi pertimbangan penting bagi banyak orang.
Di kelas MPV 7 penumpang, Suzuki Ertiga Sport dan Mitsubishi Xpander kerap masuk dalam daftar pilihan. Namun, jika yang menjadi prioritas adalah efisiensi BBM, mana yang lebih unggul?
Baca Juga: Mitsubishi Kuda Berbeda Nama di Luar Negeri, Ini Sejarahnya
Perbandingan Konsumsi BBM Suzuki Ertiga Sport dan Mitsubishi Xpander
Suzuki Ertiga Sport dan Mitsubishi Xpander merupakan dua mobil keluarga bermesin bensin yang menawarkan kapasitas tujuh penumpang.
Keduanya cocok dipertimbangkan untuk menunjang aktivitas harian maupun perjalanan bersama keluarga.
Meski berada di segmen yang sama, konsumsi bahan bakar keduanya tidak selalu identik.
Perbedaan karakter mesin, transmisi, kondisi kendaraan, kepadatan lalu lintas, hingga gaya berkendara dapat memengaruhi tingkat efisiensinya.
Dalam sebuah pengujian, Suzuki Ertiga Sport bertransmisi otomatis mencatat konsumsi BBM sekitar 12,7 km/liter untuk rute dalam kota dan 17,8 km/liter di jalan tol.
Sementara itu, Mitsubishi Xpander Ultimate bertransmisi otomatis mencatat konsumsi sekitar 11,5 km/liter dalam kota dan 16,7 km/liter di jalan tol.
Berdasarkan angka pengujian tersebut, Suzuki Ertiga Sport unggul dalam efisiensi bahan bakar pada kedua rute.
Namun, hasil tersebut perlu dipahami sesuai kendaraan dan metode pengujian yang digunakan.
Angka konsumsi BBM pada mobil yang digunakan sehari-hari bisa berbeda, terutama jika sering menghadapi kemacetan atau membawa penumpang dan barang dalam jumlah banyak.
Baca Juga: Mitsubishi Kuda Bekas, Alternatif Kijang dan Panther yang Mulai Terlupakan?
1. Suzuki Ertiga Sport, Pilihan untuk Mengejar Efisiensi
Suzuki Ertiga Sport bisa menjadi pilihan menarik bagi keluarga yang ingin menekan pengeluaran bensin tanpa meninggalkan kebutuhan mobil berkapasitas tujuh penumpang.
Keunggulan efisiensi yang terlihat dalam pengujian tersebut membuat Ertiga Sport layak dipertimbangkan untuk penggunaan rutin, seperti berangkat kerja, mengantar anak sekolah, hingga perjalanan antarkota.
Bagi calon pembeli mobil bekas, jangan hanya terpaku pada angka konsumsi BBM. Periksa pula riwayat servis, kondisi mesin, sistem pendingin, transmisi otomatis, serta kondisi ban.
Mobil yang terawat dengan baik berpotensi memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman dan membantu menjaga efisiensi bahan bakar.
2. Mitsubishi Xpander, Tetap Layak Dipertimbangkan
Mitsubishi Xpander juga memiliki daya tarik tersendiri di kelas MPV keluarga.
Selain kapasitas penumpang, calon pembeli dapat mempertimbangkan kenyamanan suspensi, ruang kabin, desain, serta karakter berkendara sesuai kebutuhan.
Dalam pengujian yang disebutkan sebelumnya, konsumsi BBM Xpander memang lebih tinggi dibandingkan Ertiga Sport.
Akan tetapi, selisih tersebut bukan satu-satunya faktor yang menentukan pilihan mobil keluarga.
Kondisi unit bekas, harga pembelian, biaya perawatan, ketersediaan suku cadang, dan kebutuhan pemilik tetap perlu diperhitungkan sebelum memutuskan membeli.
Perlu diperhatikan pula bahwa hasil pengujian Xpander Ultimate generasi sebelumnya tidak otomatis mewakili seluruh varian atau model yang menggunakan transmisi berbeda.
Baca Juga: Mengapa Mitsubishi Kuda Kalah Bersaing dengan Panther dan Kijang Kapsul?
3. Simulasi Biaya Bensin untuk Perjalanan 1.000 Km
Untuk melihat gambaran pengeluaran, berikut simulasi biaya bensin dengan asumsi harga bahan bakar Rp10.000 per liter.
Rute dalam kota:
- Suzuki Ertiga Sport, konsumsi 12,7 km/liter: membutuhkan sekitar 78,7 liter, dengan biaya sekitar Rp787.000.
- Mitsubishi Xpander Ultimate, konsumsi 11,5 km/liter: membutuhkan sekitar 87 liter, dengan biaya sekitar Rp870.000.
Dari simulasi tersebut, Ertiga Sport menghemat sekitar Rp83.000 untuk setiap 1.000 km perjalanan dalam kota.
Rute jalan tol:
- Suzuki Ertiga Sport, konsumsi 17,8 km/liter: membutuhkan sekitar 56,2 liter, dengan biaya sekitar Rp562.000.
- Mitsubishi Xpander Ultimate, konsumsi 16,7 km/liter: membutuhkan sekitar 59,9 liter, dengan biaya sekitar Rp599.000.
Pada skenario perjalanan tol, selisih biaya bensin mencapai sekitar Rp37.000 per 1.000 km.
Perhitungan ini hanya simulasi berdasarkan angka pengujian dan asumsi harga bensin. Pengeluaran sebenarnya dapat berubah mengikuti harga bahan bakar dan kondisi perjalanan. (sls)
Editor : Baskoro Septiadi