Mengapa Mitsubishi Kuda Kalah Bersaing dengan Panther dan Kijang Kapsul?


RADARSEMARANG.ID - Mitsubishi Kuda pernah meramaikan persaingan mobil keluarga di Indonesia. Hadir pada 1999, mobil jenis multi-purpose vehicle (MPV) ini mencoba menantang dominasi Toyota Kijang Kapsul dan Isuzu Panther yang lebih dahulu dikenal masyarakat.
Namun, perjalanan Mitsubishi Kuda di pasar otomotif nasional terbilang singkat. Produksinya dihentikan pada 2005, hanya sekitar enam tahun setelah pertama kali diperkenalkan.
Sementara itu, Toyota Kijang terus berkembang menjadi Kijang Innova dan Isuzu Panther bertahan hingga 2021. Yang kemudian menjadi pertanyaan mengapa Mitsubishi Kuda kesulitan bersaing dengan dua rivalnya tersebut?
Baca Juga: Motor Matic Honda Ini Cuma Ada 2.000 Unit di Bumi, Kolektor Indonesia Langsung Pasang Kuda-kuda!
1. Toyota Kijang Sudah Memiliki Basis Konsumen yang Kuat
Salah satu tantangan Mitsubishi Kuda adalah menghadapi Toyota Kijang yang telah lama dikenal sebagai mobil keluarga Indonesia.
Ketika Kuda hadir pada 1999, Kijang sudah memiliki reputasi dan basis pengguna yang terbentuk selama bertahun-tahun. Konsumen juga telah mengenal karakter kendaraan, pilihan varian, serta jaringan perawatannya.
Kijang Kapsul menawarkan pilihan mesin bensin dan diesel serta konfigurasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan keluarga.
Reputasinya sebagai kendaraan keluarga turut membuatnya menjadi pilihan yang diperhitungkan oleh konsumen.
Bagi Mitsubishi Kuda, bersaing bukan hanya persoalan menghadirkan mobil dengan spesifikasi menarik.
Model baru juga harus meyakinkan konsumen agar bersedia beralih dari kendaraan yang sudah mereka kenal.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




