RADARSEMARANG.ID – Toyota Yaris Cross vs Mitsubishi Xforce menjadi salah satu perbandingan menarik di pasar SUV kompak Indonesia. Keduanya sama-sama menawarkan desain SUV modern, kapasitas lima penumpang, mesin 1.5 liter untuk varian bensin, serta perlengkapan yang ditujukan untuk kebutuhan masyarakat perkotaan.
Persaingan keduanya semakin menarik pada 2026 karena Toyota Yaris Cross sudah dikenal dengan pilihan mesin bensin dan hybrid, sementara Mitsubishi memperluas pilihan Xforce dengan hadirnya New Xforce HEV.
Mitsubishi resmi memperkenalkan New Xforce HEV di Indonesia pada GIIAS 2026 dan menawarkan pilihan teknologi mesin bensin serta hybrid. Pada saat peluncuran, New Xforce dibanderol mulai Rp388 juta untuk Exceed, Rp399 juta untuk Ultimate, dan Rp445 juta untuk HEV berdasarkan harga OTR Jakarta.
Di sisi lain, Toyota Yaris Cross memiliki pilihan mesin bensin 1.5 liter 2NR-VE serta mesin hybrid 1.5 liter 2NR-VEX. Toyota mencatat mesin bensinnya menghasilkan tenaga 78 kW atau sekitar 106 PS dengan torsi 138 Nm,
sedangkan sistem hybrid mengombinasikan mesin bensin dengan motor listrik. Untuk Yaris Cross HEV, Toyota mencantumkan tenaga gabungan 121 PS pada model terbarunya.
Dari sisi ukuran, Mitsubishi Xforce sedikit lebih besar dibandingkan Toyota Yaris Cross. Xforce memiliki panjang sekitar 4.390 mm, lebar 1.810 mm, dan wheelbase 2.650 mm. Ground clearance-nya mencapai sekitar 222 mm pada versi bensin. Dimensi tersebut membuat Xforce mempunyai proporsi bodi yang cukup besar untuk ukuran SUV perkotaan.
Toyota Yaris Cross memiliki panjang sekitar 4.310 mm dan lebar sekitar 1.770 mm dengan wheelbase sekitar 2.620 mm. Perbedaan dimensi tersebut membuat Xforce terlihat lebih bongsor ketika disandingkan langsung dengan Yaris Cross, sedangkan Yaris Cross terasa lebih kompak ketika digunakan di lingkungan perkotaan dan area parkir yang terbatas.
Untuk penggunaan harian, ukuran bodi menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan. Xforce menawarkan bodi yang lebih lebar dan wheelbase lebih panjang, sedangkan Yaris Cross mempunyai dimensi yang sedikit lebih ringkas.
Keduanya tetap menggunakan konfigurasi lima tempat duduk sehingga masih relevan untuk keluarga kecil maupun penggunaan pribadi.
Masuk ke sektor performa, Toyota Yaris Cross bensin menggunakan mesin 1.5 liter 4-silinder 2NR-VE dengan Dual VVT-i. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 78 kW dan torsi 138 Nm. Pilihan transmisinya tersedia dalam manual lima percepatan dan CVT tergantung varian.
Mitsubishi Xforce bensin menggunakan mesin 1.5 liter 4A91 MIVEC DOHC 16 Valve. Mesin ini memiliki kapasitas sekitar 1.499 cc dan menghasilkan tenaga sekitar 105 PS dengan torsi 141 Nm. Tenaga tersebut disalurkan ke roda depan melalui transmisi CVT.
Di atas kertas, karakter kedua mesin bensin tersebut sebenarnya tidak terlalu jauh. Xforce mempunyai torsi sedikit lebih besar, sedangkan Yaris Cross memiliki angka tenaga yang kurang lebih sekelas. Karena itu, pengalaman ketika mengemudi tidak hanya ditentukan angka tenaga mesin, tetapi juga bobot kendaraan, respons transmisi, karakter pedal gas, dan penyetelan suspensi.
Untuk penggunaan dalam kota, transmisi CVT pada kedua model memberikan karakter berkendara yang relatif halus. Pengemudi tidak perlu sering melakukan perpindahan gigi secara manual ketika menghadapi lalu lintas padat. Karakter seperti ini cocok untuk perjalanan menuju kantor, mengantar anak sekolah, berbelanja, maupun perjalanan akhir pekan.
Toyota Yaris Cross mempunyai daya tarik berbeda ketika memilih varian hybrid. Sistem Toyota Hybrid System menggabungkan mesin bensin 1.5 liter dengan motor listrik. Toyota mencatat mesin 2NR-VEX menghasilkan 67 kW dan torsi 121 Nm, sementara motor listrik menghasilkan 59 kW dengan torsi 141 Nm.
Keunggulan sistem hybrid tersebut terutama terasa ketika mobil digunakan dalam lalu lintas stop and go. Motor listrik dapat mengambil peran pada kondisi tertentu sehingga mesin bensin tidak harus bekerja terus-menerus.
Toyota juga menyebut hasil pengujian media pernah mencatat konsumsi hingga sekitar 31 km per liter, meski angka aktual setiap pengguna dapat berbeda karena kondisi lalu lintas, gaya berkendara, beban kendaraan, tekanan ban, dan penggunaan AC.
Bagi masyarakat yang banyak menggunakan mobil di dalam kota, efisiensi bahan bakar menjadi salah satu alasan penting mempertimbangkan Yaris Cross HEV. Penggunaan bahan bakar yang lebih rendah berpotensi membantu mengurangi biaya operasional harian, terutama bagi pemilik yang menempuh jarak cukup jauh setiap minggu.
Mitsubishi Xforce pada 2026 juga mempunyai pilihan HEV. New Xforce HEV menjadi model hybrid pertama Mitsubishi Motors yang dipasarkan sekaligus diproduksi secara lokal di Indonesia.
Mitsubishi menyebut teknologi tersebut mengombinasikan motor listrik dan mesin bensin untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar sekaligus mempertahankan performa dan kenyamanan.
Dengan hadirnya Xforce HEV, persaingan dengan Yaris Cross menjadi semakin langsung. Konsumen yang mengincar SUV kompak hybrid kini mempunyai lebih banyak pilihan.
Baca Juga: Mitsubishi Kuda Diesel Lawan Innova 2KD, Mana yang Lebih Bandel dan Layak Diburu?
Namun, konsumsi BBM aktual Xforce HEV di Indonesia tetap perlu dilihat berdasarkan penggunaan sehari-hari karena hasil pengujian resmi, kondisi jalan, dan metode pengukuran dapat menghasilkan angka berbeda.
Untuk Xforce bensin, karakter utamanya lebih sederhana. Mesin 1.5 liter MIVEC dan CVT membuat mobil mudah digunakan dalam lalu lintas perkotaan. Ground clearance yang tinggi juga memberikan rasa percaya diri ketika melewati jalan yang tidak rata, polisi tidur, maupun akses jalan dengan kontur yang kurang ideal.
Dalam hal handling, Yaris Cross memiliki karakter yang relatif mudah dikendalikan. Dimensinya yang lebih ringkas membantu ketika bermanuver di jalan perkotaan. Radius putar keduanya berada di kisaran 5,2 meter berdasarkan data komparasi spesifikasi, sehingga keduanya masih tergolong praktis untuk bermanuver di area perkotaan.
Xforce menawarkan karakter yang sedikit berbeda. Bodi yang lebih lebar dan wheelbase lebih panjang memberikan kesan mantap ketika mobil melaju. Suspensi Xforce juga menjadi salah satu bagian yang ditonjolkan Mitsubishi. Pada New Xforce, Mitsubishi menyebut adanya penyempurnaan suspensi untuk meningkatkan kenyamanan berkendara.
Untuk jalan perkotaan dengan banyak sambungan aspal, lubang kecil, polisi tidur, dan permukaan bergelombang, karakter suspensi menjadi sangat penting. Xforce dirancang dengan pendekatan SUV perkotaan yang tetap mempertahankan kemampuan melewati berbagai kondisi jalan Indonesia.
Yaris Cross juga memiliki keunggulan dalam aspek kenyamanan. Kabinnya dirancang dengan ruang yang cukup untuk lima penumpang. Toyota menyediakan fitur seperti rear air vent pada tipe tertentu, panoramic glass roof pada varian tertentu, serta power backdoor dengan kick sensor pada tipe S.
Kabin Yaris Cross juga mempunyai keunggulan dari sisi fleksibilitas. Toyota menyebut baterai hybrid ditempatkan di bawah bangku belakang sehingga tidak mengurangi kapasitas bagasi maupun ruang penumpang secara signifikan. Penempatan baterai tersebut sekaligus membantu menurunkan pusat gravitasi kendaraan.
Xforce menawarkan pendekatan kenyamanan yang berbeda. Salah satu fitur yang menjadi perhatian adalah sistem audio Dynamic Sound Yamaha Premium pada varian tertentu.
Mitsubishi juga menyediakan layar infotainment berukuran besar serta berbagai fitur kenyamanan dan keselamatan yang menyasar pengguna mobil perkotaan.
Untuk perjalanan keluarga, kedua mobil sama-sama memiliki kapasitas lima penumpang. Namun, Xforce mempunyai dimensi eksterior yang lebih panjang, lebar, dan wheelbase lebih panjang. Hal tersebut dapat memberikan keuntungan dari sisi proporsi ruang kabin, sedangkan Yaris Cross menawarkan bodi yang lebih kompak.
Baca Juga: Toyota Hilux vs Mitsubishi Triton, Sama-sama Diesel Tangguh Tapi Ada Perbedaan yang Berbeda
Dalam urusan fitur keselamatan, Toyota Yaris Cross memiliki sejumlah fitur seperti enam airbags, ABS, EBD, Brake Assist, Vehicle Stability Control, Hill Start Assist, Rear Cross Traffic Alert, Blind Spot Monitor, serta fitur keselamatan aktif pada varian tertentu.
Xforce juga menawarkan sejumlah fitur keselamatan aktif, terutama pada varian yang lebih tinggi. Mitsubishi menyematkan teknologi Diamond Sense pada varian tertentu, termasuk fitur seperti Forward Collision Mitigation, Adaptive Cruise Control dan Blind Spot Warning. Detail fitur dapat berbeda berdasarkan varian yang dipilih.
Dari sisi harga, konsumen perlu melihat tipe yang dibandingkan karena rentang harga kedua model cukup lebar. Harga Toyota Yaris Cross pada daftar resmi Toyota yang dipublikasikan sebelumnya berada mulai dari Rp351 juta untuk 1.5 G M/T hingga sekitar Rp449,95 juta untuk varian hybrid dengan GR Parts, berdasarkan OTR Jakarta pada saat daftar tersebut diterbitkan.
Untuk New Xforce, Mitsubishi pada peluncuran 2026 mencantumkan harga mulai Rp388 juta untuk Exceed, Rp399 juta untuk Ultimate, dan Rp445 juta untuk HEV. Mitsubishi juga menyatakan harga dapat berubah dan konsumen perlu menghubungi dealer untuk informasi terkini.
Perbedaan harga tersebut membuat konsumen perlu melihat kebutuhan, bukan sekadar harga awal. Mobil dengan harga lebih rendah belum tentu mempunyai perlengkapan yang sama dengan varian yang lebih tinggi. Begitu pula varian hybrid biasanya mempunyai harga lebih tinggi karena menggunakan sistem elektrifikasi tambahan.
Suku cadang juga menjadi pertimbangan penting sebelum membeli mobil. Toyota mempunyai keuntungan dari jaringan purnajual yang sudah luas di Indonesia. Untuk Yaris Cross, Toyota menyediakan layanan servis resmi dan program T-Care. Toyota menyebut pelanggan Yaris Cross mendapatkan program gratis biaya servis berkala hingga servis ke-7 atau maksimal tiga tahun/60.000 km, sesuai ketentuan program.
Untuk Yaris Cross HEV, Toyota juga memberikan garansi baterai hybrid hingga delapan tahun atau 160.000 km, mana yang tercapai lebih dahulu, sesuai ketentuan garansi. Perawatan berkala Yaris Cross HEV direkomendasikan setiap enam bulan atau 10.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu.
Baca Juga: Sesama Diesel, Mitsubishi Triton atau Ford Ranger 2010, Siapa Lebih Tangguh?
Mitsubishi juga mempunyai jaringan dealer dan bengkel resmi untuk mendukung pemilik Xforce. Mitsubishi secara resmi menyediakan layanan purnajual untuk New Xforce, termasuk informasi servis dan jaringan dealer melalui kanal resminya.
Untuk biaya suku cadang, angka pastinya sangat bergantung pada komponen yang diganti, tipe kendaraan, lokasi bengkel, serta periode servis. Konsumen sebaiknya meminta estimasi biaya servis dan harga komponen dari dealer resmi sebelum melakukan pembelian. Hal ini lebih akurat dibandingkan menggunakan satu angka biaya perawatan yang berlaku untuk seluruh pengguna.
Keunggulan Toyota Yaris Cross berada pada pilihan mesin hybrid yang sudah lebih dulu dikenal di pasar Indonesia, efisiensi bahan bakar, ukuran yang relatif kompak, jaringan purnajual, fitur keselamatan, serta fleksibilitas penggunaan sebagai mobil keluarga. Pilihan hybrid juga membuat Yaris Cross menarik bagi pengguna yang banyak berkendara di tengah kemacetan.
Kekurangan Yaris Cross antara lain perbedaan harga yang cukup besar antara varian bensin dan hybrid. Konsumen juga harus memperhatikan bahwa kelengkapan fitur tidak selalu sama di setiap tipe. Karena itu, membandingkan harga berdasarkan nama model saja dapat menimbulkan persepsi yang kurang tepat.
Sementara itu, Mitsubishi Xforce mempunyai keunggulan pada desain SUV yang kuat, dimensi bodi yang lebih besar, ground clearance tinggi, kenyamanan suspensi, serta fitur kabin yang cukup lengkap. Varian Ultimate dan HEV menawarkan perlengkapan yang semakin banyak untuk konsumen yang menginginkan teknologi lebih tinggi.
Kekurangan Xforce terletak pada pilihan varian dan harga yang perlu dicermati berdasarkan fitur. Konsumen juga perlu memilih antara mesin bensin dan hybrid sesuai pola penggunaan. Bagi pengguna yang mayoritas berkendara jarak pendek di dalam kota, perbedaan karakter antara kendaraan bensin dan hybrid dapat menjadi pertimbangan utama.
Jika dilihat dari kebutuhan keluarga, Toyota Yaris Cross dan Mitsubishi Xforce sama-sama mempunyai kemampuan untuk digunakan sebagai kendaraan harian. Yaris Cross lebih menarik bagi pengguna yang memprioritaskan efisiensi dan pilihan teknologi hybrid, sedangkan Xforce menawarkan karakter SUV yang kuat dengan kabin dan suspensi yang diarahkan untuk kenyamanan.
Untuk perjalanan luar kota, keduanya mempunyai kemampuan yang memadai sebagai SUV kompak. Xforce dengan ground clearance tinggi dan dimensi lebih besar memberikan karakter yang terasa kokoh. Yaris Cross memiliki keuntungan dari dimensi yang relatif kompak sehingga lebih mudah dikendalikan di berbagai kondisi jalan.
Baca Juga: Isuzu D-Max 2015 vs Mitsubishi Triton 2015, Siapa Lebih Unggul?
Untuk pemakaian di kota besar seperti Jakarta, Semarang, Surabaya, Bandung, atau kota-kota dengan lalu lintas padat, konsumsi bahan bakar menjadi salah satu faktor yang sangat penting. Dalam kondisi seperti itu, teknologi hybrid Yaris Cross maupun Xforce HEV dapat menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan karena motor listrik dapat membantu kerja mesin bensin pada kondisi tertentu.
Namun, masyarakat tidak hanya perlu melihat konsumsi BBM. Harga pembelian, biaya pajak, biaya servis, harga suku cadang, garansi, jaringan bengkel, kebutuhan ruang kabin, dan fitur keselamatan juga perlu dihitung. Mobil yang digunakan setiap hari akan memberikan biaya kepemilikan yang berasal dari berbagai komponen tersebut.
Toyota Yaris Cross dan Mitsubishi Xforce pada akhirnya menawarkan dua karakter SUV kompak yang berbeda. Yaris Cross mempunyai pilihan mesin bensin dan hybrid dengan perhatian besar pada efisiensi, sedangkan Xforce mengedepankan karakter SUV perkotaan dengan bodi lebih besar, kenyamanan suspensi, fitur kabin, serta kini pilihan hybrid.
Bagi masyarakat umum yang sedang mencari mobil baru, membandingkan tipe yang setara menjadi langkah penting. Yaris Cross bensin sebaiknya dibandingkan dengan Xforce bensin pada rentang harga yang berdekatan, sedangkan Yaris Cross HEV lebih tepat dibandingkan dengan Xforce HEV ketika fokus utama adalah teknologi hybrid.
Dengan demikian, Toyota Yaris Cross vs Mitsubishi Xforce bukan hanya soal angka tenaga atau harga jual. Keduanya mempunyai karakter berbeda dalam hal performa, konsumsi BBM, handling, kenyamanan, kapasitas, fitur, hingga biaya kepemilikan. Perbedaan tersebut membuat calon pembeli mempunyai lebih banyak pilihan sesuai kebutuhan penggunaan sehari-hari.
Untuk masyarakat yang mencari SUV kompak untuk keluarga, mobilitas kantor, perjalanan dalam kota, maupun perjalanan akhir pekan, kedua model tersebut layak dimasukkan dalam daftar perbandingan. Data harga dan kelengkapan fitur sebaiknya kembali dikonfirmasi ke dealer resmi karena harga OTR, promo, varian, dan paket kendaraan dapat berubah sewaktu-waktu.
Pada 2026, persaingan Yaris Cross dan Xforce semakin menarik karena pilihan hybrid mulai menjadi bagian penting dari segmen SUV kompak. Toyota telah lebih dulu menawarkan Yaris Cross HEV di Indonesia, sementara Mitsubishi menghadirkan New Xforce HEV yang diproduksi lokal. Perkembangan tersebut memberikan pilihan teknologi elektrifikasi yang semakin luas bagi masyarakat Indonesia.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi