Mirage 2015 atau Sirion 2015,,arga Bekas Mulai Rp70 Jutaan, Suku Cadangnya Jarang Ada

Deka Yusuf Afandi • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 11:33 WIB

 

Mitsubishi Mirage 2015 vs Daihatsu Sirion 2015
Mitsubishi Mirage 2015 vs Daihatsu Sirion 2015

  

RADARSEMARANG.ID –  Mitsubishi Mirage 2015 dan Daihatsu Sirion 2015 menjadi dua pilihan menarik bagi masyarakat yang membutuhkan mobil bekas berukuran kompak untuk kebutuhan sehari-hari. Keduanya sama-sama mengusung bodi hatchback, mesin bensin berkapasitas kecil, serta ukuran yang relatif mudah dikendalikan di jalan perkotaan.

Namun, karakter keduanya cukup berbeda sehingga calon pembeli perlu melihat lebih jauh dari sekadar harga jualnya. Di pasar mobil bekas, Mitsubishi Mirage 2015 kini bisa ditemukan dalam rentang harga yang cukup lebar.

Berdasarkan sejumlah listing yang tersedia pada 2026, unit Mirage 2015 terlihat mulai sekitar Rp75 juta hingga lebih dari Rp100 juta, tergantung varian, kondisi, kilometer, transmisi dan kelengkapan kendaraan. Beberapa unit GLS maupun Exceed berada di kisaran Rp90 juta sampai Rp100 jutaan.

Daihatsu Sirion 2015 juga memiliki rentang harga yang beragam. Listing yang tersedia menunjukkan sejumlah unit berada di sekitar Rp94 juta sampai Rp118 juta,

sedangkan sumber pasar mobil bekas lainnya menempatkan Sirion produksi 2012-2015 pada rentang sekitar Rp90 juta hingga Rp125 juta. Artinya, harga kedua mobil ini dapat saling berdekatan tergantung kondisi unit yang dibandingkan.

Dari sisi mesin, Mitsubishi Mirage 2015 menggunakan mesin bensin 1.2 liter tiga silinder. Mesin 1.193 cc tersebut terkenal mengutamakan efisiensi bahan bakar dengan konstruksi yang relatif ringan.

Karakter mesin Mirage terasa cukup responsif ketika digunakan di dalam kota, terutama karena bobot mobil yang ringan. Untuk penggunaan harian seperti berangkat kerja, mengantar anak, belanja, maupun perjalanan dalam kota, tenaga yang tersedia sudah cukup.

Sementara itu, Daihatsu Sirion 2015 menggunakan mesin 1.3 liter empat silinder berkapasitas sekitar 1.298 cc. Kapasitas mesin yang sedikit lebih besar dan konfigurasi empat silinder membuat karakter tenaga Sirion terasa lebih berisi.

Ketika mobil membawa beberapa penumpang atau digunakan melewati jalan menanjak, Sirion mempunyai keuntungan dari sisi tenaga dan torsi.

Perbedaan karakter tersebut cukup terasa ketika mobil digunakan di luar lalu lintas perkotaan. Mirage lebih menonjolkan efisiensi dan bobot ringan, sedangkan Sirion memberikan rasa tenaga yang lebih meyakinkan ketika pengemudi membutuhkan akselerasi.

Baca Juga: Traga vs L300 Mending Mana untuk Usaha? Jangan Salah Pilih, Ini Perbandingan Performa, Muatan dan Biayany

Untuk konsumsi bahan bakar, Mitsubishi Mirage 2015 merupakan salah satu keunggulan utama yang membuat mobil ini menarik sebagai kendaraan harian.

Dalam penggunaan normal, konsumsi BBM Mirage dapat berada di kisaran sekitar 15-20 km per liter tergantung kondisi lalu lintas, gaya mengemudi, kondisi mesin, tekanan ban dan penggunaan AC.

Pada kondisi jalan yang lancar dan cara mengemudi yang halus, angka tersebut bisa lebih baik, sementara penggunaan di kemacetan tentu membuat konsumsi turun.

Daihatsu Sirion 2015 juga tergolong irit untuk ukuran mobil bermesin 1.3 liter. Konsumsi BBM realistisnya dapat berada di kisaran sekitar 13-18 km per liter, tergantung kondisi kendaraan dan penggunaan. Mesin empat silinder 1.3 liter memberikan performa yang lebih kuat, tetapi konsekuensinya konsumsi bahan bakarnya umumnya tidak sehemat Mirage.

Perlu dipahami bahwa angka konsumsi BBM mobil bekas tidak bisa disamakan dengan angka pengujian ketika kendaraan masih baru. Usia kendaraan sudah lebih dari satu dekade pada 2026.

Kondisi injektor, throttle body, sensor, busi, filter udara, oli, ban, kaki-kaki dan transmisi bisa memengaruhi konsumsi secara signifikan. Karena itu, Mirage 2015 yang terawat dapat saja lebih irit daripada Sirion, tetapi unit Mirage yang kondisinya kurang sehat belum tentu memberikan konsumsi BBM yang bagus.

Dari sisi kapasitas kabin, kedua mobil sama-sama dapat digunakan untuk membawa lima penumpang. Namun, karakter ruang interiornya berbeda. Sirion memiliki bentuk bodi yang cukup tinggi sehingga ruang kepala terasa relatif lega.

Posisi duduknya juga memberikan pandangan yang cukup baik ke depan, sebuah keuntungan bagi pengemudi yang sering melewati jalan perkotaan dengan lalu lintas padat.

Mirage mempunyai bodi yang lebih ringan dan kompak. Ukuran tersebut menjadi keuntungan besar ketika digunakan di kawasan dengan jalan sempit atau area parkir terbatas.

Mobil lebih mudah diposisikan ketika harus masuk ke parkiran pusat perbelanjaan, perkantoran maupun rumah dengan akses yang tidak terlalu luas. Untuk kebutuhan keluarga kecil, kedua mobil masih cukup masuk akal.

Namun, apabila sering membawa penumpang dewasa dalam jumlah penuh sekaligus membawa barang, Sirion cenderung memberikan rasa ruang yang lebih lapang. Mirage lebih cocok untuk penggunaan harian dengan komposisi penumpang tidak selalu penuh.

Masuk ke urusan handling, Mitsubishi Mirage mempunyai karakter yang ringan. Bobot bodi yang tidak terlalu berat membuat mobil mudah diarahkan. Setir juga terasa ringan sehingga cocok digunakan untuk manuver di jalan perkotaan. Pengemudi tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga ketika melakukan putar balik atau masuk ke area parkir.

Kelemahan dari karakter ringan tersebut muncul ketika mobil dipacu lebih cepat di jalan tol. Mirage tidak memberikan sensasi seberat mobil dengan bodi besar

Pada kecepatan tinggi, pengemudi mungkin membutuhkan koreksi setir lebih sering ketika melewati permukaan jalan yang kurang bagus atau terkena hembusan angin samping.

Sirion memiliki karakter handling yang cukup menyenangkan untuk mobil kecil. Bodi yang kompak membuatnya tetap mudah diajak bermanuver, tetapi mesin 1.3 liter memberikan rasa tenaga yang lebih kuat. Suspensinya juga cukup mampu menghadapi kondisi jalan perkotaan yang tidak selalu mulus.

Baca Juga: Isuzu MU-X vs Pajero Sport, Sama-Sama Diesel:,Siapa Lebih Irit, Bertenaga dan Tangguh?

Kenyamanan keduanya sangat dipengaruhi kondisi kendaraan karena mobil tahun 2015 sekarang sudah memasuki usia sekitar 11 tahun. Kondisi shock absorber, bushing, link stabilizer, bearing roda dan ban menjadi faktor yang sangat menentukan.

Sirion mempunyai keunggulan pada rasa kabin yang cukup lapang untuk ukuran hatchback. Posisi duduk dan bentuk atap membuatnya terasa praktis untuk penggunaan keluarga kecil.

Mirage menawarkan keunggulan berupa dimensi kompak dan pengoperasian yang ringan sehingga nyaman untuk mobilitas harian. Dalam perjalanan jauh, karakter suspensi dan kondisi ban menjadi faktor penting.

Unit yang masih menggunakan komponen kaki-kaki sehat tentu akan jauh lebih nyaman dibandingkan mobil dengan shock absorber lemah. Karena itu, calon pembeli sebaiknya tidak hanya melihat interior yang bersih atau bodi yang mengilap ketika melakukan pemeriksaan.

Dari sisi transmisi, Mirage 2015 tersedia dengan pilihan manual maupun otomatis, termasuk varian yang menggunakan CVT. Transmisi otomatis membuat mobil ini sangat praktis untuk digunakan di tengah kemacetan. Pengemudi tidak perlu sering memainkan pedal kopling sehingga lebih nyaman untuk aktivitas harian.

Namun, pembeli mobil bekas dengan transmisi CVT perlu memberikan perhatian khusus terhadap kondisi transmisinya. Perpindahan yang terasa tidak normal, suara aneh, respons yang terlambat atau gejala selip perlu diperiksa lebih lanjut. Riwayat perawatan juga penting karena biaya perbaikan transmisi dapat menjadi pengeluaran besar.

Sirion 2015 juga tersedia dalam pilihan manual dan otomatis. Mesin 1.3 liter memberikan respons yang cukup baik untuk penggunaan sehari-hari.

Transmisi otomatis menjadi pilihan praktis bagi masyarakat yang sering menghadapi kemacetan, sedangkan transmisi manual bisa menjadi alternatif bagi pengguna yang mengutamakan kontrol dan biaya perawatan sederhana.

Soal kapasitas bagasi, keduanya bukan kendaraan yang dirancang untuk mengangkut barang dalam jumlah besar. Namun, ruang bagasi masih cukup untuk kebutuhan belanja harian, beberapa tas atau barang bawaan keluarga kecil. Kursi belakang yang dapat dilipat juga membantu ketika membutuhkan ruang lebih panjang.

Untuk penggunaan dalam kota, dimensi Mirage menjadi salah satu nilai jual paling kuat. Mobil mudah ditempatkan di ruang sempit dan tidak membutuhkan area besar ketika bermanuver. Karakter ini sangat sesuai dengan kondisi perkotaan yang semakin padat.

Sirion juga mempunyai keunggulan yang sama. Bodinya kompak tetapi kabin relatif tinggi sehingga terasa praktis. Mobil ini cocok untuk masyarakat yang menginginkan kendaraan kecil tetapi tidak ingin ruang interior terasa terlalu sempit.

Baca Juga: Kijang Kapsul Diesel vs Panther Grand Touring, Dua Raja Diesel Era 2000-an

Masalah suku cadang menjadi salah satu pertimbangan penting ketika membeli mobil bekas berusia lebih dari 10 tahun. Daihatsu mempunyai jaringan layanan dan basis pengguna yang luas di Indonesia. Kondisi tersebut menjadi keuntungan bagi Sirion karena komponen perawatan rutin relatif lebih mudah dicari melalui jaringan bengkel dan toko onderdil.

Beberapa komponen Sirion juga memiliki ketersediaan aftermarket yang cukup baik. Untuk komponen fast moving seperti filter, busi, kampas rem, aki, ban dan sejumlah komponen kaki-kaki, pemilik relatif memiliki banyak pilihan.

Mirage juga masih memiliki suku cadang yang dapat ditemukan di pasar Indonesia. Namun, dibandingkan model Daihatsu yang lebih populer, beberapa komponen tertentu mungkin tidak sebanyak pilihan untuk produk Daihatsu.

Hal ini tidak berarti Mirage sulit dirawat, tetapi pembeli sebaiknya memastikan ketersediaan komponen yang dibutuhkan di kota tempat kendaraan akan digunakan.

Untuk servis rutin, kedua mobil tidak tergolong kendaraan yang rumit. Namun, kondisi unit bekas jauh lebih penting daripada sekadar merek. Mirage dengan riwayat perawatan jelas bisa menjadi pilihan yang lebih aman daripada Sirion yang tampak murah tetapi membutuhkan banyak perbaikan.

Dari sisi keunggulan, Mitsubishi Mirage 2015 memiliki beberapa nilai menarik. Konsumsi BBM menjadi salah satu daya tarik terbesarnya. Dimensi kompak juga membuat mobil mudah dikendarai di perkotaan. Bobot ringan membuat respons mobil terasa lincah dan biaya penggunaan sehari-hari bisa lebih hemat jika kendaraan berada dalam kondisi sehat.

Harga bekasnya juga cukup menarik. Listing pada 2026 memperlihatkan Mirage 2015 tersedia di berbagai rentang harga, mulai dari sekitar Rp75 juta hingga lebih dari Rp100 juta. Unit dengan kondisi, kilometer dan varian berbeda tentu memiliki nilai yang berbeda pula.

Kekurangan Mirage terletak pada kapasitas mesin dan karakter bodinya. Mesin tiga silinder 1.2 liter memang efisien, tetapi sensasi tenaganya tidak sekuat Sirion 1.3 liter. Ketika mobil diisi penuh dan digunakan di tanjakan, pengemudi mungkin perlu mengatur momentum dengan lebih baik.

Kabin Mirage juga tidak terasa selapang mobil yang mempunyai desain lebih tinggi. Untuk penggunaan empat atau lima orang dewasa dalam perjalanan panjang, ruang kabin perlu dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan masing-masing.

Daihatsu Sirion 2015 memiliki keunggulan berupa mesin 1.3 liter empat silinder yang lebih bertenaga. Karakter tersebut membuatnya lebih fleksibel ketika digunakan membawa penumpang atau melakukan perjalanan antarkota. Kabinnya juga cukup praktis dan posisi duduknya membuat mobil terasa cocok untuk keluarga kecil.

Baca Juga: Duel MPV Lawas,Toyota Kijang LGX vs Isuzu Panther LS Ini Perbedaannya

Sirion juga mempunyai keuntungan dari sisi ekosistem Daihatsu di Indonesia. Jaringan bengkel dan ketersediaan komponen menjadi nilai tambah yang penting bagi masyarakat yang menginginkan mobil bekas untuk penggunaan jangka panjang.

Kekurangannya, konsumsi BBM Sirion umumnya tidak sehemat Mirage. Bobot dan mesin yang lebih besar membuat kebutuhan bahan bakarnya sedikit lebih tinggi.

Selain itu, harga beberapa unit Sirion 2015 dengan kondisi bagus dapat berada di atas Mirage dengan tahun yang sama. Data listing 2026 menunjukkan harga Sirion 2015 cukup sering berada di kisaran Rp98 juta hingga Rp118 juta, meskipun unit dengan kondisi berbeda dapat berada di bawah atau di atas rentang tersebut.

Jika dibandingkan secara keseluruhan, Mitsubishi Mirage 2015 lebih menarik untuk masyarakat yang mengutamakan efisiensi bahan bakar, ukuran kompak dan biaya mobilitas harian. Mobil ini cocok untuk pekerja, pasangan muda, keluarga kecil maupun pengguna yang mayoritas aktivitasnya berada di dalam kota.

Daihatsu Sirion 2015 lebih cocok bagi pengguna yang menginginkan tenaga lebih kuat, kabin yang terasa lapang dan dukungan ekosistem perawatan Daihatsu yang luas.

Mesin 1.3 liter juga membuat Sirion lebih percaya diri ketika digunakan membawa penumpang atau menghadapi jalan menanjak. Dari sisi harga, jangan langsung memilih mobil hanya karena menemukan unit dengan banderol paling murah.

Mirage 2015 seharga Rp75 juta belum tentu lebih murah daripada Sirion 2015 seharga Rp95 juta apabila Mirage tersebut membutuhkan penggantian transmisi, kaki-kaki, ban, AC dan berbagai komponen lainnya. Begitu juga sebaliknya, Sirion yang dibanderol lebih tinggi belum tentu menjadi pilihan terbaik apabila riwayat perawatannya tidak jelas.

Pemeriksaan sebelum membeli menjadi bagian yang sangat penting. Kondisi mesin harus diperiksa ketika dingin maupun setelah panas. Perhatikan suara mesin, getaran berlebih, asap knalpot, kebocoran oli, temperatur kerja, respons AC dan kondisi kelistrikan.

Untuk Mirage dengan transmisi CVT, pemeriksaan transmisi perlu dilakukan secara serius. Lakukan test drive dari kondisi berhenti, akselerasi perlahan hingga kecepatan lebih tinggi. Rasakan apakah respons kendaraan tetap halus atau muncul gejala yang tidak normal.

Untuk Sirion otomatis, kondisi transmisi juga harus diperiksa. Pastikan perpindahan gigi berlangsung dengan baik dan tidak muncul hentakan berlebihan. Pada unit manual, kondisi kopling juga harus menjadi perhatian karena komponen tersebut bisa mengalami keausan akibat pemakaian selama bertahun-tahun.

Kaki-kaki tidak boleh luput dari pemeriksaan. Jalan Indonesia yang beragam membuat komponen suspensi mobil berusia lebih dari satu dekade sangat mungkin mengalami keausan.

Suara kletek ketika melewati jalan rusak, setir bergetar, mobil menarik ke satu sisi atau ban aus tidak merata bisa menjadi tanda perlunya pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: Solar Nih Bos, Isuzu D-Max vs Mitsubishi Triton 2021:Siapa Lebih Tangguh dan Lebih Irit

Dokumen kendaraan juga harus dipastikan lengkap. Nomor rangka dan nomor mesin perlu dicocokkan dengan dokumen. Status pajak juga harus diperiksa agar calon pembeli dapat menghitung biaya awal secara lebih realistis.

Pada akhirnya, Mitsubishi Mirage 2015 dan Daihatsu Sirion 2015 sama-sama masih menarik sebagai mobil bekas untuk masyarakat umum. Mirage mempunyai keunggulan pada efisiensi, bobot ringan dan kemudahan bermanuver. Sirion menawarkan mesin lebih besar, karakter tenaga lebih kuat dan kabin yang praktis.

Untuk pembeli dengan prioritas utama konsumsi BBM dan mobilitas perkotaan, Mirage 2015 menjadi pilihan yang sangat rasional. Sementara itu, Sirion 2015 lebih menarik bagi pengguna yang membutuhkan tenaga sedikit lebih besar dan menginginkan dukungan perawatan yang mudah ditemukan.

Dengan budget sekitar Rp80 juta hingga Rp110 juta, kedua mobil tersebut masih layak masuk daftar survei pada 2026. Harga pasar yang tersedia menunjukkan bahwa kondisi unit, kilometer, varian dan lokasi sangat memengaruhi nilai jual.

Pilihan terbaik bukan semata-mata mobil dengan harga paling murah, melainkan unit dengan kondisi mesin sehat, transmisi normal, kaki-kaki baik, AC dingin, dokumen lengkap dan riwayat perawatan yang jelas. Dengan pemeriksaan yang teliti, Mitsubishi Mirage 2015 maupun Daihatsu Sirion 2015 masih bisa menjadi kendaraan harian yang ekonomis dan praktis untuk kebutuhan masyarakat Indonesia.(dka)

Editor : Baskoro Septiadi
harga mobil bekas Mitsubishi Mirage Mitsubishi Mirage 2015 vs Daihatsu Sirion 2015 Daihatsu Sirion mobil bekas